Apa Yang Harus Dilakukan Kalau Tersesat Di Hutan?

Posted on

– Hai Sobat Tafsi, berpetualang ke suatu kawasan yang abnormal yang belum pernah dikunjungi bagi sebagian orang merupakan hal yang menyenangkan. Bagi mereka yang menyukai petualangan, berpetualang di tengah hutan sanggup jadi merupakan hal yang seru untuk dilakukan. Menikmati keindahan hutan yang lestari dan belum terjamah insan tentu memperlihatkan kepuasan tersendiri bagi mereka pecinta alam.

Tapi bagaimana apabila petualangan tersebut tak berjalan mulus? Apa yang harus dilakukan apabila Anda tersesat di sebuah hutan belantara?

Ketika Anda berpetualang bersama teman-teman satu rombongan, biasanya akan ada intruksi semacam janji untuk selalu menjaga jarak semoga tak terpencar dari rombongan.

Akan tenamun, adakalanya alasannya ialah satu atau sedikit alasan, Anda cukup pergi terlalu jauh dari rombongan dan terpisah dari mereka.

Anda barangkali tersesat dan tak sanggup menemukan jalan kembali ke rombongan.

Tersesat di hutan sebetulnya merupakan hal yang umum terjadi dan biasanya sebelum mengunjungi hutan, ada semacam petunjuk atau panduan untuk menmenggantisipasi insiden tersebut.

Meski demikian, namanya hutan, kaya hal tak terduga yang sanggup terjadi.

Jika Anda kurang beruntung dan tersesat di tengah hutan belantara, berikut edutafsi rangkum sedikit hal yang sanggup Anda lakukan untuk bertahan.

#1 Jangan Panik dan Tetap Berfikir Positif

Hal pertama yang sangat penting untuk Anda lakukan merupakan menjaga kondisi Anda semoga tetap jangan khawatir dan tak panik.

Anda cukup merasa takut ketika Anda tersesat, namun bisniskan semoga Anda tak panik berlebihan.

Dalam kondisi mirip itu, yang diharapkan merupakan kejangan khawatiran fikiran semoga Anda sanggup memikirkan solusi apa yang harus dilakukan.

Jika Anda terlalu panik, biasanya Anda akan kesulitan untuk berfikir jernih.

Sekalipun Anda takut, tetaplah berfikir kasatmata bahwa semuanya akan baik-baik saja. Hindari pemikiran-pemikiran negatif seputar imbas jelek yang cukup Anda alami.

Baca Juga:   Bagaimana Gejala Peringatan Tsunami?

Akan lebih baik apabila Anda memfokuskan fikiran Anda untuk menemukan solusi bagaimana caranya semoga Anda sanggup keluar dari kawasan tersebut dan menemukan rombongan Anda.

Cara yang paling baik merupakan dengan duduk dan berfikir jangan khawatir.

Amati sekeliling Anda dan coba temukan hal-hal yang sanggup Anda manfaatkan untuk bertahan hingga Anda berhasil menemukan jalan keluarnya.

#2 Meminta Bantuan Teman atau Keluarga

Hal yang paling umum dilakukan ketika seseorang tersesat merupakan menghubungi sahabat atau keluarga.

Tapi hal ini hanya sanggup dilakukan apabila Anda tersesat di lokasi yang masih terjangkau jaringan telekomunikasi.

Jika area tersebut masih mendapat sinyal dan handphone Anda dalam kondisi mendukung (baterainya masih memadai), segeralah hubungi sahabat atau keluarga yang sanggup membantu Anda.

Akan tenamun, apabila di lokasi Anda tersesat tak ada jaringan telekomunikasi, maka cobalah untuk menghemat baterai handphone Anda.

Hal ini akan berkhasiat apabila Anda menemukan area yang sinyalnya memadai.

Jika Anda tak sanggup mengandalkan teknologi, maka cobalah untuk meminta pertolongan dengan mengandalkan apa yang ada.

Anda sanggup berteriak, bersiul, atau membunyikan suara-suara tertentu yang sudah disepakati bersama rombongan sebelumnya.

Jika cara tersebut tak membuahkan hasil, Anda sanggup memperlihatkan sinyal keberadaan Anda semoga Anda sanggup ditemukan.

Cara yang paling umum merupakan dengan membuat tiga titik api dalam satu garis lurus atau tiga titik api membentuk segitiga.

Selain itu Anda juga sanggup meninggalkan sedikit jejak yang sanggup dikenali semoga tim derma sanggup menemukan Anda.

Misalnya dengan membuat jejak kaki atau meninggalkan benda tertentu yang sanggup dipakai untuk mengenali Anda.

#3 Cari Tempat Belindung yang Aman

Jika Anda tak yakin kemana harus pergi dan takut semakin tersesat, maka cobalah untuk menemukan kawasan yang kondusif di sekitar Anda untuk berlindung.

Baca Juga:   Mana Lebih Bagus: Makan Pakai Tangan Atau Sendok?

Carilah lokasi yang paling mecukupkan untuk bermalam seandainya Anda harus bermalam di sana.

Agar tetap aman, carilah lokasi yang kering dan tak terlalu rendah. Hindari lokasi yang terjal atau lokasi yang sanggup tergenang air dikala hujan.

Hindari juga lokasi yang terlalu semak. Usahakan untuk menemukan lokasi yang kondusif dari serangga atau binatang liar.

Jika Anda memutuskan untuk berlindung di bawah pohon yang teduh, cobalah untuk memastikan bahwa pohon tersebut besar lengan berkuasa dan tak lapuk.

Hal itu untuk menghindari kecukupan robohnya pohon secara tiba-tiba.

Bila Anda berhasil menemukan lokasi yang kondusif untuk berlindung, cobalah untuk tetap di sana. Hal ini akan memperbesar hari ini Anda ditemukan alasannya ialah Anda tak berpindah.

Selain itu, cara ini akan menghemat persedian dan energi Anda.

Jika Anda merasa persediaan Anda sangat terbatas, maka cobalah menemukan kawasan berlindung yang bersahabat dengan sumber air bersih.

Cobalah untuk mengamati burung di sekitar Anda alasannya ialah biasanya mereka suka hingga kemudianp di sekitar air segar.

Dari area sekitar Anda cobalah untuk mengumpulkan benda yang sanggup Anda manfaatkan contohnya kayu kering untuk membuat api.

Ketika membuat api, pastikan Anda memperabukan kayu di lokasi yang aman. Jangan hingga api yang Anda buat malah mengakibatkan kebakaran.

#4 Kenali Lokasi Anda 

Jika Anda masih terdapat cukup waktu untuk menemukan jalan keluar dan merasa masih cukup besar lengan berkuasa untuk berbisnis, maka cobalah untuk menemukan jalan keluar.

Dengan peralatan yang ada di sekitar, tandailah lokasi Anda sebagai titik Nol.

Gunakan apa saja yang sanggup Anda manfaatkan untuk memperlihatkan tanda pada setiap jalan yang Anda lalui.

Ini akan sangat berkhasiat sebagai petunjuk arah bagi Anda. Dengan begitu Anda akan tahu dikala Anda melewati jalan yang sama.

 berpetualang ke suatu kawasan yang abnormal yang belum pernah dikunjungi bagi sebagian orang  APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA TERSESAT DI HUTAN?

Selain menandai lokasi yang Anda lalui, Anda juga sanggup memanfaatkan posisi matahari sebagai petunjuk arah dasar dan petunjuk waktu.

Baca Juga:   Mengapa Kucing Menutupi Kotorannya Sendiri?

Gunakan prinsip bahwa matahari terbit di timur dan karam di Barat.

Bila malam tiba, Anda sanggup memanfaatkan petunjuk yang ada di langit. Jika langit ditaburi bintang, maka carilah rasi bintang orion yang bentuknya ibarat ekor kalajengking dan arahnya selalu menunjuk ke arah barat.

Jika Anda lemah dalam mengenali arah, maka Anda sanggup memanfaatkan sumber mata air di lokasi tersebut.

Carilah sumber air mengalir mirip sungai. Ikuti fatwa air sungai tersebut untuk menemukan dataran lebih rendah atau cukup pemukiman.

#5 Menemukan Makanan yang Aman

Adakalanya seseorang tersesat dan tak terdapat persedian masakan yang cukup untuk bertahan hidup.

Jika Anda mengalami hal tersebut, cobalah untuk menemukan tanaman yang Anda yakin betul sanggup dimakan.

Jika Anda terdapat keahlian berburu, Anda cukup sanggup mendapat binatang tertentu yang sanggup Anda makan.

Meski begitu, adakalanya Anda dihentikan membunuh binatang di dalam hutan.

Sebagai alternatif, Anda sanggup memakan belalang atau apabila Anda berhasil menemukan lokasi yang terdapat sumber airnya, Anda barangkali sanggup menangkap ikan untuk dimakan.

Perlu diperhatikan bahwa Anda sebaiknya menghindari tanaman jamur atau buah beri untuk dimakan terlebih apabila Anda sama sekali tak mengenali tanaman itu.

Kekayaan jamur dan beri di hutan beracun sesampai kemudian berbahaya apabila dimakan.

Nah Sobat Tafsi, demikian sedikit hal yang sanggup dilakukan untuk bertahan dikala tersesat di hutan. Semoga warta singkat ini sanggup bermanfaat sekaligus menjadi antisipasi bagi teman-teman yang ingin berpetualang ke hutan.

Jika warta seputar hal-hal yang perlu dilakukan dikala tersesat ini bermanfaat, bantu edutafsi ya untuk membagikannya kepada teman-teman Anda semoga keuntungannya tak berhenti hanya pada Anda saja. Terimakasih.