Beasiswa S2 Dan S3 Pns, Tni, Polri Tahun 2019/2020

Posted on

– Beasiswa S2 dan S3 PNS, TNI, POLRI Tahun 2019/2020. Anda bertugas sebagai PNS, TNI, POLRI? Ini merupakan hari ini baik, mari ikut program Beasiswa S2 dan S3 untuk PNS, TNI, POLRI Tahun Akademik 2019/2020.

Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI merupakan acara beasiswa bagi Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai PNS, TNI, dan POLRI. Sasaran dari acara PNS, TNI, dan POLRI merupakan aparatur negara yang bertugas di satuan masing-masing.

Jika bapak / ibu ingin mengikuti program Beasiswa S2 dan S3 PNS, TNI, POLRI Tahun Akademik 2019/2020 jenjang Pendidikannya merupakan:

  1. Magister satu gelar (single degree) usang studi 24 (dua puluh empat) bulan, dan
  2. Doktoral satu gelar (single degree) usang studi 48 (empat puluh delapan) bulan.

Program Beasiswa PNS, TNI, POLRI bapak ibu sanggup menentukan 3 (tiga) akademi tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP atau atas usulan K/L yang disetujui LPDP. Pendaftar Beasiswa tersebut telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa wajib menyerahkan 1 (satu) LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan tak sanggup mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi Tujuan dan acara studi tujuan.

Komponen pembiayaan Beasiswa S2 dan S3 PNS Tentara Nasional Indonesia POLRI Tahun 2019/2020 terdiri dari:

No   Dana Pendidikan  Biaya Pendidikan
  Dana Pendaftaran Dana Transportasi
2   Dana SPP Dana Aplikasi Visa/Residence Permit
3   Dana Tunjangan Buku  Dana Asuransi Kesehatan
4   Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi  Dana Hidup Bulanan
5   Dana Bantuan Seminar Internasional Dana Kedatangan
6   Dana Bantuan Publikasi Jurnal Internasional   Dana Tunjangan keluarga (Khusus Doktoral)
  – Dana Keadaan Darurat

Persyaratan Umum Pendaftaran Program Beasiswa PNS, TNI, POLRI Tahun Akademik 2019/2020 merupakan sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Telah menuntaskan studi acara diploma empat (D4) atau sarjana (S1) bagi pendaftar acara magister dan telah menuntaskan studi acara magister (S2) bagi pendaftar doktoral dengan ketentuan sebagai berikut:
    a) Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
    b) Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal akademi tinggi.
  3. Tidak lagi (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree acara magister (untuk pendaftar acara magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar acara doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau akademi tinggi di luar negeri.
  4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya insan bagi yang lagi bekerja (format sanggup diunduh pada aplikasi registrasi dibagian unggah dokumen);
  5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling usang 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya hingga tanggal penutupan registrasi setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
    a) Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
    b) Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
    c) Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan akademi tinggi luar negeri;
  6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format sanggup diunduh pada aplikasi registrasi dibagian unggah dokumen);
  7. Memilih acara studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
  8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus registrasi beasiswa;
  9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus registrasi beasiswa;
  10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menuntaskan studi dari akademi tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a) Bahasa Inggris untuk semua akademi tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b) Bahasa Arab untuk semua akademi tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c) Bahasa Perancis hanya untuk akademi tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d) Bahasa Rusia hanya untuk akademi tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e) Bahasa Spanyol hanya untuk akademi tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    e) Bahasa Cina/Mandarin untuk semua akademi tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
  11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengmengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun semenjak ijazah diterbitkan.
  12. Pendaftar acara doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara akademi tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa gila selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
  13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a). Kelas Eksekutif;
    b). Kelas Khusus;
    c). Kelas Karyawan;
    d). Kelas Jarak Jauh;
    e). Kelas yang diselenggarakan bukan di akademi tinggi induk;
    f). Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g). Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara akademi tinggi.
  14. Melampirkan rencana studi bagi acara magister menurut silabus/kurikulum acara studi tujuan;
  15. Menulis anjuran studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister inginpun doktoral.
  16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar acara doktoral.
Baca Juga:   Kalender Pendidikan Kalimantan Timur Tahun 2019/2019

Persyaratan Khusus Pendaftaran Beasiswa S2 dan S3 PNS, TNI, POLRI Tahun 2019/2020 merupakan sebagai berikut:

  1. Di usulkan dari institusi pendaftar oleh:
    a). sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemda untuk pendaftar PNS,
    b). sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi training SDM pada Mabes TNI/ Tentara Nasional Indonesia AD/ Tentara Nasional Indonesia AL/ Tentara Nasional Indonesia AU untuk pendaftar TNI, atau
    c). sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi training SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI
  2. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format sanggup diunduh pada aplikasi registrasi dibagian unggah dokumen);
  3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun registrasi yaitu:
    a). Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan magister dan 42 (empat puluh dua) tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan doktoral.
    b). Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun untuk jenjang pendidikan magister dan 47 (empat puluh tujuh) tahun untuk jenjang pendidikan doktoral.
    c). Anggota Tentara Nasional Indonesia atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun untuk jenjang pendidikan magister dan 45 (empat puluh lima) tahun untuk jenjang pendidikan doktoral.
  4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
    a). Pendaftar Program Magister terdapat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai orisinil atau telah dilegalisir.
    b). Pendaftar Program Doktoral terdapat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai orisinil atau telah dilegalisir.
    c). Khusus untuk Pendaftar jenjang Doktoral lulusan acara magister yang hanya melaksanakan penelitian dan tak terdapat IPK (Master by Research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (apabila ada) kemudian pada aplikasi registrasi mengisi nilai IPK minimal 3.25.
    c). Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
  5. Memiliki akta resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau forum bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
    a). Pendaftar acara magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500;
    b). Pendaftar acara magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 75, IELTS™ 6,5 , TOEIC® 750, atau TOAFL 550;
    c). Pendaftar acara doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, IELTS™ 6,0 , TOEIC® 700, atau TOAFL 530;
    d). Pendaftar acara doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94, IELTS™ 7,0, TOEIC® 850, atau TOAFL 55
    f). Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari forum resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia
  6.  Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan acara studi dan/atau akademi tinggi Islam;
  7. Wajib menuntaskan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling usang 24 (dua puluh empat) bulan untuk acara magister atau paling usang 48 (empat puluh delapan) bulan untuk acara doktoral.
  8. Apabila Penerima Beasiswa menuntaskan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk acara magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk acara doktoral, wajib melapor kepada LPDP dan mendapatkan keputusan dari LPDP.
Baca Juga:   Kalender Pendidikan Provinsi Gorontalo Tahun 2019/2020

Proses Seleksi Beasiswa S2 dan S3 PNS, TNI, POLRI Tahun 2019/2020 terdiri dari:

A.  Seleksi Administrasi;

  1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan mengusut kekompleksan dokumen dan persyaratan lainnya.
  2. Pemeriksaan kekompleksan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point ( a ) dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
    a). Tim penyeleksi manajemen melaksanakan verifikasi dan validasi terhadap kekompleksan dan kecocokan berkas registrasi menurut persyaratan yang ditetapkan.
    b). Pendaftar yang dokumennya tak memenuhi persyaratan dinyatakan tak lulus seleksi administrasi.
    c). Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
    d). Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi manajemen ditetapkan sebagai akseptor Seleksi Berbasis Komputer.
    e) Informasi pendaftar yang lulus atau tak lulus seleksi manajemen disampaikan melalui akun registrasi online masing-masing pendaftar.
    f). Pendaftar yang tak lulus seleksi manajemen sanggup mendaftar kembali pada periode berikutnya.

B. Seleksi Berbasis Komputer

  1. Seleksi Berbasis Komputer di ikuti oleh akseptor yang telah dinyatakan lulus seleksi manajemen dan ditetapkan sebagai akseptor Seleksi Berbasis Komputer.
  2. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
    a). Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum; dan
    b). Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian;
  3. Pengambilan keputusan akseptor yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer menurut hasil nilai Tes Potensi Akademik.
  4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai akseptor Wawancara.
  5. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tak lulus sanggup mendaftar kembali pada periode berikutnya.

C. Wawancara;

  1. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melaksanakan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
  2. Peserta tak sanggup mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
    a). tak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
    b). terdapat unsur pemalsuan dokumen.
  3. Peserta yang melaksanakan pemalsuan data atau dokumen tak sanggup mendaftar kembali pada semua acara beasiswa LPDP.
  4. Peserta mengikuti wawancara menurut lokasi yang dipilih pada ketika pendaftaran.
  5. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
  6. Peserta yang dinyatakan tak lulus seleksi wawancara tak sanggup mendaftar pada seluruh acara beasiswa LPDP di tahun yang sama.
Baca Juga:   Kalender Pendidikan Kalimantan Tengah Tahun 2019/2019

Pendaftaran Beasiswa S2 dan S3 PNS, TNI, POLRI Tahun 2019/2020 dilaksanakan secara daring (online) dengan mengisi formulir registrasi dan mengunggah semua dokumen kekompleksannya pada laman resmi LPDP : https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Format Proposal Studi dan Rencana Studi
1. Program Magister dan Doktoral

Proposal Studi meliputi: Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, akademi tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal inginpun pembangunan nasional.

2. Program Magister
Rencana Studi meliputi:

  • Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga kemudian selesai studi.
  • Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
  • Deskripsikan kegiatan di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
  • Melampirkan daftar silabus perkuliahan (kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya pelengkap tak didanai oleh LPDP)

Format Proposal Penelitian
(Program Doktoral). Proposal penelitian meliputi:

  • Judul Penelitian
    Tuliskan judul penelitian
  • Latar Belakang
    Uraikan secara singkat topik gosip yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
  • Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
    Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui ihwal topik gosip tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap gosip yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sesampai kemudian Anda ingin melakuan penelitian.
  • Pertanyaan/Tujuan Penelitian
    Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
  • Kelogisan (Rationale)
    Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik gosip besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, terangkan hipotesis (apabila ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian. Jelaskan pula bantuan teoritis dan mudah apabila hipotesis tak terbukti.
  • Metode dan Desain
    Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini merupakan terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung inginpun tak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal hingga selesai.
  • Signifikansi/Khasiat
    Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan mempunyai kegunaan baik secara teoritis inginpun praktis.
  • Kesimpulan dan Saran
    Diskusikan, secara umum, bagaimana acara penelitian yang Anda usulkan mempunyai kegunaan baik secara teoritis inginpun praktis.
  • Daftar Pustaka

Demikian info Program Beasiswa S2 dan S3 Bagi PNS, TNI, POLRI Tahun Akademik 2019/2020. Semoga bermanfaat untuk kita semua.