Cara Menggambar Atau Melukis Kubus

Posted on

         Kubus merupakan salah satu bangkit ruang dimensi tiga yang terdapat semua rusuk sama panjang. Pernahkan teman-teman diminta untuk menggambar atau melukis sebuah kubus? Jika kita diminta untuk menggambar atau melukis sebuah kubus, maka setiap orang niscaya akan menghasilkan bentuk yang berbeda ibarat pada gambar 1 di bawah ini. Dari gambar 1 di bawah ini, manakah yang paling benar berdasarkan sobat semua? Jika tak ada syarat khusus, maka semua gambar kubus benar. Namun, apabila ada ketentuan khusus yang diminta dalam membuat kubus, maka hanya salah satu yang benar. Pada artikel ini kita akan membahas bahan Cara Menggambar atau Melukis Kubus.

gambar 1 sedikit bentuk kubus.

Isitilah-istilah dalam menggambar Kubus
       Berikut ini sedikit istilah yang harus kita ketahui dalam menggambar atau melukis kubus ialah : Bidang gambar, bidang frontal, bidang orthogonal, garis frontal, garis orthogonal, sudut surut atau sudut miring atau sudut menyisi, dan perbandingan orthogonal. Untuk penterangannya, kita baca berikut ini.

Penterangan Isitilah-istilah dalam menggambar Kubus

Berikut penterangan masing-maasing istilah pada menggambar kubus :
1). Bidang Gambar
       Bidang gambar merupakan suatu bidang daerah untuk menggambar atau melukis suatu bangkit ruang (kubus). Bidang gambar selalu ada di hadapan pengamat. Perhatikan kubus berikut ini, bidang gambar ditunjukkan oleh bidang $ \beta $ ialah bidang yang dibatasi warna biru.

2). Bidang Frontal
       Bidang Frontal merupakan bidang yang sejajar dengan bidang gambar. Ukuran bidang frontal sesuai dengan ukuran pada kubusnya. perhatikan pola berikut ini, bidang frontal ditunjukkan oleh bidang ABFE dan bidang CDHG.

3). Bidang Orthogonal
       Bidang orthogonal merupakan bidang yang tegak lurus dengan bidang gambar. Bidang orthogonal digambarkan tak sesuai dengan ukuran sebenarnya. pada gambar berikut, bidang orthogonalnya merupakan ABCD, EFGH, BCGF, dan ADHE.

4). Garis frontal
       Garis frontal merupakan garis yang terletak pada bidang frontal (sejajar bidang frontal). Pada gambar berikut ini, garis frontalnya ialah : garis frontal horizontal merupakan AB, EF, CD, dan GH, garis frontal vertikal merupakan AE, BF, CG, dan DH.

5). Garis Orthogonal
       Garis orthogonal merupakan garis yang tegak lurus dengan bidang frontal (sejajar bidang orthogonal). Panjang garis frontal tak sama dengan panjang sebenarnya. Panjang garis ortogonal ditentukan dengan memakai perbandingan ortogonalnya.


Baca Juga:   Jarak Garis Dan Bidang Pada Dimensi Tiga

Pada gambar berikut ini, garis orthogonalnya ialah AD, BC, FG, dan EH.

6). Sudut Surut
       Sudut surut merupakan sudut dalam gambar yang besarnya ditentukan oleh garis frontal horisontal ke kanan dengan garis ortogonal ke belakang. Perhatikan gambar berikut, sudut surutnya merupakan sudut BAD dan sudut FEH.

7). Perbandingan Orthogonal
       Perbandingan ortogonal merupakan perbandingan antara panjang garis ortogonal yang dilukiskan atau digambar dengan panjang garis ortogonal yang sebenarnya.

Pada gambar, ada 4 garis orthogonalnya yang terdapat panjang sama ialah AD=BC=FG=EH.
Perbandingan orthogonal sanggup dirumuskan :
$ \frac{\text{panjang garis yang dilukiskan}}{\text{panjang garis yang sebenarnya}}$.

Misalkan panjang AD gotong royong merupakan 6 cm dan perbandingan orthogonalnya merupakan $ \frac{2}{3} $ , maka panjang AD yang dilukis sanggup dihitung ialah :
$ \begin{align} \text{perbandingan orthogonal} & = \frac{2}{3} \\ \frac{\text{AD dilukis}}{\text{AD sebenarnya}} & = \frac{2}{3} \\ \frac{\text{AD dilukis}}{6} & = \frac{2}{3} \\ \text{AD dilukis} & = \frac{2}{3} \times 6 \\ \text{AD dilukis} & = 4 \end{align} $
Artinya pada gambar, panjang AD yang kita lukis merupakan 4 cm.

Contoh soal :
Lukislah atau gambarlah kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 9 cm, sudut surut 45$^\circ \, $ dan perbandingan ortogonalnya $ \frac{2}{3} $.

Penyelesaian :
Langkah-langkah menggambar kubus ABCD.EFGH merupakan :
1). Gambar bidang ABFE berupa persegi dengan panjang AB = 9 cm, AE = 9 cm

2). Gambar garis AD yang akan dilukis dengan perbandingan ortogonalnya $ \frac{2}{3} $.
panjang AD yang dilukis = $ \frac{2}{3} \times 9 = 6 \, $ cm.
3). Gambar garis AD yang membentuk sudut 45$^\circ \, $ (sudut surutnya) dengan garis horisontal AB.

4). Buat garis BC sejajar AD, CD sejajar AB, CG dan DH sejajar AE.

5). Lengkapkan garis-garis yang belum ada sesampai kemudian kompleks membentuk kubus berikut ini.

       Demikian pembahasan bahan Cara Menggambar atau Melukis Kubus dan contohnya. Semoga bahan ini sanggup bermanfaat buat kita.