Faktor-Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Pertumbuhan

Posted on

– Faktor-faktor Pertumbuhan. Secara garis besar, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok, adalah faktor internal yang berasal dari dalam flora (gen dan hormon) dan faktor eksternal yang merupakan faktor dari luar tumbuhan. Faktor eksternal memiliki tugas yang besar terhadap pertumbuhan suatu tanaman. Jika faktor-faktor eksternal tak dalam kondisi yang seharusnya, maka pertumbuhan tumbuhan akan terganggu sekalipun tumbuhan tersebut terdapat gen dan hormon yang baik. Untuk materi pertumbuhan dan perkembangan, biasanya murid akan diminta untuk melaksanakan pengamatan perihal imbas faktor lingkungan terhadap pertumbuhan kecambah.

Percobaan praktis yang dilakukan dengan sedikit perlakuan tersebut bertujuan untuk melihat bagaimana imbas kadar air, cahaya, suhu, dan nutrisi terhadap tumbuh kembang kecambah. Jika pengamatan dilakukan dengan benar, maka akan terperinci terlihat pengaruhnya.

Tumbuhan yang menerima pasokan nutrisi yang cukup akan berbeda pertumbuhannya dengan flora yang kekurangan nutrisi. Tanaman jagung pada gambar di bawah merupakan tumbuhan jagung madu yang kekurangan nutrisi alasannya tak dipupuk sama sekali.

Kurangnya nutrisi mengakibatkan batang tumbuhan tak besar ibarat biasanya. Buah yang dihasilkan pun tak besar ibarat yang diharapkan.

Ukuran buah yang sudah renta kekayaan terlihat ibarat jagung muda yang masih janten padahal sudah siap untuk dipanen. Kalau sudah ibarat itu, dijual ke pasaran pun tak akan laris alasannya kalah bersaing dengan jagung yang sehat.

Faktor-faktor Luar

Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan mencakup air, kelembaban, suhu, cahaya, udara, pH, dan nutrisi. Berikut penterangan singkat seputar imbas masing-masing faktor tersebut.

Baca Juga:   Penggunaan Hormon Pertumbuhan Sebagai Teknologi Pertanian

#1 Air
Pada masa pertumbuhan primer, hal terpenting yang dibutuhkan flora merupakan medium tumbuh yang bisa menyerap air dengan baik. Hal itu alasannya pada masa pertumbuhan primer, biji membutuhkan pasokan air yang cukup semoga sanggup bertunas.

Air merupakan komponen yang sangat penting. Air menjadi syarat mutlak bagi makhluk hidup untuk bertahan hidup. Kandungan air di dalam media tumbuh akan memacu kerja enzim pertumbuhan dan menjaga tekanan turgor dinding sel.

Berikut sedikit fungsi air yang sangat penting bagi pertumbuhan tumbuhan :

  • Sebagai pemacu proses imbibisi dan memacu acara hormon giberelin.
  • Sebagai reagen pada hidrolisis cadangan masakan dalam biji
  • Sebagai salah satu penentu laju fotosontesis
  • Sebagai medium untuk mengedarkan hasil fotosintesis 
  • Sebagai penentu proses transportasi garam-garam mineral yang ada di tanah
  • Sebagai pelarut universal dalam proses pertumbuhan dan perkembangan

Begitulah besar imbas air terhadap pertumbuhan. Maka tak heran apabila tumbuhan di kebun terlihat layu di pagi hari apabila tak disiram dalam waktu yang cukup lama, berbeda dengan tumbuhan yang menerima pasokan air cukup.

#2 Kelembapan

Kelembapan masih bekerjasama dengan air. Kelembapan merupakan kandungan total uap air di udara. Agar tumbuhan sanggup tumbuh dengan baik, maka dibutuhkan kelembapan yang tinggi dan tak kaya terjadi penguapan sesampai kemudian ketersediaan air di sekitar tumbuhan tetap terjaga. Jika di sekitar tumbuhan tersedia air yang cukup, maka tumbuhan sanggup menyerap air dalam jumlah yang cukup pula.

#3 Nutrisi

Sama ibarat air, ketersediaan nutrisi juga sangat penting bagi pertumbuhan. Jika kebutuhan tumbuhan akan nutrisi tak terpenuhi maka pertumbuhan tumbuhan akan mengalami gangguan sekalipun tumbuhan menerima pasokan air yang cukup.
faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN

Nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah kaya disebut unsur makro. Sebaliknya, nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro. Unsur makro yang dibutuhkan oleh tumbuhan antara lain karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, kalium, kalsium, posfor, dan magnesium. Unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit contohnya besi, mangan, tembaga, seng, dan klor.

Baca Juga:   Struktur, Sifat, Dan Fungsi Sitoplasma

Nutrisi berupa garam mineral begitu penting bagi pertumbuhan alasannya materi baku nutrisi akan dipakai untuk melaksanakan semua aktivitas. Jika tumbuhan kekurangan salah satu unsur atau komponen materi masakan yang dibutuhkannya, maka tumbuhan akan mengalami defisiensi dan kelainan.

#4 Cahaya

Sebagaimana yang kita tahu, fotosintesis merupakan proses dasar pada flora untuk menghasilkan makanan. Makanan itulah yang kemudian disebarkan ke seluruh badan untuk mendukung pertumbuhan. Lalu mengapa cahaya begitu penting bagi pertumbuhan? Sebab cahayalah yang sangat kuat dalam memilih proses fotosintesis tumbuhan.

Meski penting, kebutuhan tumbuhan akan cahaya tentu ada batasannya. Paparan cahaya matahari pribadi umumnya sangat menghambat pertumbuhan alasannya intensitas cahaya yang terlalu tinggi mengakibatkan penguapan air dalam jumlah yang kaya sesampai kemudian mengurangi pasokan air dalam tanah. Selain itu, cahaya juga menghambat kerja hormon auksin yang penting bagi pertumbuhan.

Beberapa pengamatan ilmuwan seputar imbas cahaya terhadap pertumbuhan antara lain hasil pengamatan Charles Darwin yang menyimpulkan bahwa pertumbuhan batang selalu mengarah pada sumber cahaya dan apabila hanya satu sisi saja yang disinari, maka batang flora tersebut akan membengkok.

Sementara Boysen-Jensen menuturkan bahwa materi kimia yang dihasilkan di tempat pemanjangan akan menurun apabila terkena cahaya kuat dan berpindah ke sisi yang kurang terkena cahaya.

#5 Suhu

Salah satu faktor yang mempengaruhi kerja enzim pertumbuhan merupakan suhu. Sebagaimana yang kita tahu, enzim bekerja secara spesifik dan hanya bekerja dengan optimal pada suhu tertentu saja. Oleh alasannya itu, perubahan suhu yang ekstrem akan menghambat acara metabolisme yang sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Sama ibarat kayanya intensiyas cahaya, untuk pertumbuhan primer, tumbuhan lebih membutuhkan suhu yang relatif rendah dengan tingkat kelembapan yang tinggi sesampai kemudian jumlah air juga relatif cukup. Itu sebabnya apabila hendak menanam suatu tumbuhan maka bisniskanlah tumbuhan tersebut berada di tempat yang sejuk sebelum dipindahkan ke tempat yang panas.

#6 Udara

Oksigen merupakan salah satu unsur penting yang dibutuhkan oleh flora dalam jumlah yang kaya. Gas-gas di udara terutama oksigen sangat pening peranannya bagi pertumbuhan tumbuhan alasannya unsur tersebut dipakai sebagai materi komplemen dalam respirasi.

#7 Derajat Keasaman

Derajat keasaman (pH) tanah juga kuat terhadap pertumbuhan tanaman. Sebagai media untuk tumbuh, tanah yang bersifat asam tak manis untu pertumbuhan tanaman. Jika tanah terdapat pH yang bersifat asam, maka pH nya harus diturunkan dengan cara pengapuran.