Fungsi Sistem Limfatik Atau Sistem Getah Bening Bagi Tubuh

Posted on

– Sistem Limfatik. Di dalam badan insan terdapat sedikit sistem organ yang bekerja menurut fungsi tertentu. Sistem organ umumnya melibatkan sedikit organ badan yang saling bekerja sama untuk menjalankan fungsi sistem tersebut. Salah satu sistem organ yang memegang tugas penting dalam badan insan merupakan sistem pertahanan tubuh. Secara umum, sistem pertahanan badan pada insan terdiri dari dua sistem yakni sistem limfatik dan sistem kekebalan. Kedua sistem tersebut terdapat fungsi khusus berupa pinjaman bagi badan namun dengan cara yang berbeda. Lalu, bagaimana cara kerja sistem limfatik dalam menjaga pertahanan tubuh? Pada hari ini ini, edutafsi akan membahas seputar sistem limfatik dan fungsinya bagi tubuh.

A. Fungsi Sistem Limfatik

Limfa merupakan cairan yang berada di dalam pembuluh limfa. Cairan ini awalnya berasal dari plasma darah yang keluar dari pembuluh kapiler di sistem peredaran darah. Cairan tersebut selanjutnya beredar ke seluruh badan dan dikumpulkan kembali dalam suatu pembuluh untuk dikembalikan ke sistem peredaran darah melalui sistem limfa. Peredaran cairan limfa inilah yang disebut sistem peredaran limfa.

Sistem limfatik atau sistem peredaran getah bening merupakan sistem organ yang berperan dalam pertahanan badan khususnya terhadap kuman-kuman penyebab penyakit. Sistem limfatik disusun oleh pembuluh limfa dan bermacam macam jaringan serta organ limfoid yang tersebar di seluruh tubuh. Bersama dengan sistem kekebalan badan (sistem imun), sistem limfatik berperan menjaga pertahanan badan dari serangan penyakit.

Pembuluh limfa dan organ limfoid terdapat kinerja yang saling berafiliasi sesampai kemudian terbentuk sistem limfatik yang memberi manfaat pertahanan. Pembuluh limfa berperan mengangkut cairan limfa kembali ke peredaran darah, kelenjar limfa menyaring basil dari cairan limfa sebelum dialirkan ke pembuluh darah, dan organ limfoid lainnya berperan sebagai tempat hidup sel fagositik dan limfosit yang berfungsi melawan penyakit.

Baca Juga:   Peran Bioteknologi Dalam Industri Materi Organik

Berikut sedikit fungsi sistem limfatik bagi tubuh:
1). Mengembalikan kelebihan cairan dari jaringan ke darah
2). Mengalirkan limfosit ke sirkulasi darah
3). Menganbsorbsi lemak di usus halus dan mengangkutnya ke darah
4). Berperan penting dalam menjaga pertahanan badan terhadap penyakit
5). Melindungi badan terhadap kelanjutan infeksi.

 Di dalam badan insan terdapat sedikit sistem organ yang bekerja menurut fungsi ter FUNGSI SISTEM LIMFATIK ATAU SISTEM GETAH BENING BAGI TUBUH

B. Pembuluh Limfatik

Sama mirip sistem organ pada umumnya, pada sistem limfatik juga terdapat kepingan yang berperan sebagai penyalur. Bagian ini disebut pembuluh limfatik. Pembuluh limfa merupakan kepingan penting dalam sistem peredaran limfa lantaran pembuluh inilah yang berperan mengedarkan cairan limfa kembali ke pembuluh darah. Pembuluh limfa merupakan pembuluh terbuka yang berakhir ke vena kava superior.

Limfa dari jaringan badan akan bergabung dengan kapiler limfa yang lain dan membentuk pembuluh limfatik. Selanjutnya, pembuluh limfa akan berkumpul di pembuluh limfa dada dan hasilnya kembali ke sistem peredaran darah. Karena sistem limfa tak terdapat pompa, maka fatwa limfa dipengaruhi oleh kontraksi otot. Dengan kata lain, cairan limfa beredar ke seluruh badan sebagai tanggapan dari gerakan otot.

Dinding pembuluh limfa dikompleksi dengan katup yang berbentuk mirip pori. Katup ini mecukupkan masuknya sel-sel kuman. Selain itu, untu mencegah cairan limfa mengalir berbalik arah, maka di dalam pembuluh limfa juga terdapat katup yang hanya sanggup dilalui satu arah. Secara garis besar, pembuluh limfa dibedakan menjadi dua bagian, yakni pembuluh limfa kanan dan pembuluh limfa dada.

#1 Pembuluh Limfa Kanan
Pembuluh limfa kanan (duktus limfatikus dekster) merupakan pembuluh limfa yang bermuara di pembuluh vena di bawah tulang selangka kanan. Pembuluh limfa kanan mendapatkan cairan limfa yang berasal dari kawasan kepala, leher, dada, jantung, dan lengan sebelah kanan.

Baca Juga:   Peran Bioteknologi Dalam Bidang Kesehatan

#2 Pembuluh Limfa Dada
Cairan limfa yang berasal dari kepingan selain yang bermuara di pembuluh limfa kanan aan bermuara pada pembuluh limfa dada (duktus toraksikus). Pembuluh limfa dada merupakan pembuluh limfa yang bermuara di tulang sleangka kiri dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh-pembuluh kil dari usus halus.

C. Organ-organ Limfoid

Selain melibatkan pembuluh limfatik, pada sistem limfatik atau getah bening juga terdapat sedikit organ limfoid yang terdapat fungsi tertentu. Organ limfoid mencakup sedikit kepingan yakni sumsum merah, kelenjar limfa, limpa, timus, dan tonsil.

#1 Sumsum Merah
Sumsum merah mencakup jaringan penghasil limfosit. Limfosit merupakan salah satu sistem kekebalan adaftif dalam badan yang diaktifkan oleh sistem kekebalan bawaan. Sel limfosit yang mengalami pematangan di sumsum merah akan menjadi sel B lagikan sel limfosit yang mengalami pematangan di timus akan menjadi sel T.

#2 Kelenjar Limfa
Kelenjar limfa terdapat tugas penting dalam sistem peredaran getah bening lantaran kepingan inilah yang berfungsi sebagai filter untuk menangkap kuman-kuman yang ikut masuk ke cairan limfa sebelum cairan tersebut masuk ke pembuluh darah. Kelenjar limfa berupa nodus atau bulatan kecil sesampai kemudian dikenal juga sebagai nodus limfa. Di dalam nodus limfa terdapat limfosit untuk membunuh kuman.

#3 Limpa
Limpa atau lien merupakan organ limfoid yang terbesar. Organ ini berupa kelenjar berwarna ungu renta yang terletak di sebelah kiri abdomen, tepatnya di bawah tulang rusuk kiri. Limpa berfungsi membuang antigen (zat asing) yang terdapat dalam darah dan menghancurkan sel darah merah yang sudah tua. Saat dalam masa janin, limpa berfungsi membentuk sel-sel darah merah.

#4 Timus
Timus merupakan kelenjar yang terdapat di kepingan atas toraks. Organ limfoid ini merupakan tempat pematangan sel limfosit yang menjadi sel T. Berbeda dengan organ limfoid lainnya, kelenjar timus tak memerangi antigen secara lansgung. Meski begitu, kelenjar ini berperan penting membangun imunitas terutama pada bayi yang gres lahir.

Baca Juga:   Kelainan Atau Penyakit Pada Sistem Peredaran Darah

#5 Tonsil
Tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid di dalam farinks atau erat dasar lidah. Organ limfoid ini termasuk organ yang paling simpel. Tonsil berfungsi melawan abses pada akses pernafasan kepingan atas dan faring. Pada manusia, tonsil juga mencakup adenoid yakni kelenjar yang mirip jaringan limfoid, mirip kelenjar leher (tonsil faringeal).

Demikianlah pembahasan singkat seputar fungsi sistem limfatik dan organ yang menyusun sistem limfatik dalam badan manusia. Jika materi berguru ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman anda melalui tombol share yang tersedia di bawah ini. Terimakasih.