Konsep Diskon Atau Rabat, Bruto, Neto, Dan Tara

Posted on

         Pondok Soal.com – Matematika Sekolah Menengah Pertama : Setelah sebelumnya kita membahas ihwal “Menghitung Untung dan Rugi serta Persentasenya“, kita akan lanjutkan lagi pembahasan seputar aritmetika sosial adalah ihwal Konsep Diskon(Rabat), Bruto, Neto, dan Tara. Pada artikel Konsep Diskon atau Rabat, Bruto, Neto, dan Tara kita bagi menjadi dua bab pembahasan adalah Diskon atau Rabat dan bruto, neto, dan tara.

 .

Konsep Diskon atau Rabat
       Diskon atau Rabat merupakan otongan harga suatu barang, yang biasanya dalam bentuk persen (%). Misalkan diskon suatu barang merupakan $ a \% \, $ , maka nilai diskon sanggup dihitung dengan cara :
Nilai diskon $ = a\% \times \, $ harga barang sebelum diskon.

Menghitung harga bersih,
Harga higienis = harga kotor $ \, – \, $ nilai diskon.

Keterangan :
*). harga kotor merupakan harga barang sebelum dipotong rabat (diskon).
*). harga higienis merupakan harga barang setelah dipotong rabat (diskon).

Contoh soal Diskon atau Rabat :
1). Seseorang membeli baju di Toko Baruna seharga Rp 85.000,00. Toko tersebut memperlihatkan diskon 20% untuk setiap pembelian. Berapakah uang yang harus ia bayar?

Penyelesaian :
*). Menentukan nilai diskon,
nilai diskon $ = 20\% \times 85.000 = \frac{20}{100} \times 85.000 = 17.000 $.
artinya setiap pembelian menerima kepingan harga sebesar Rp 17.000,00.
*). Menentukan harga bersihnya,
$ \begin{align} \text{harga bersih} & = \text{harga kotor} – \text{nilai diskon} \\ & = 85.000 – 17.000 \\ & = 68.000 \end{align} $
Jadi, uang yang harus ia bayarkan sebesar Rp 68.000,00.

2). Sebuah sekolah membeli 120 buku matematika dengan harga Rp5.000,00 per buah. Sales buku matematika memperlihatkan rabat 30% kepada sekolah tersebut. Tentukan harga pembelian yang harus dibayar sekolah tersebut.

Penyelesaian :
*). Menentukan nilai diskon sebuah buku,
nilai diskon $ = 30\% \times 5.000 = \frac{30}{100} \times 5.000 = 1.500 $.
Artinya setiap buku menerima kepingan harga sebesar Rp 1.500,00.
*). Harga higienis setiap satu buku :
Harga higienis = harga kotor – diskon = 5.000 – 1.500 = 3.500
*). Menentukan Harga pembelian keseluruhan (harga bersih),
Total yang dibayar = $ 120 \times 3.500 = 420.000 $.
Jadi, sekolah tersebut harus membayar sebesar Rp 420.000,00.

3). Setiap pembelian sebuah buku matematika di Toko Arum diberikan rabat 5% dari harga patokan penerbit. Jika besarnya rabat yang diterima Rp 1.750,00, tentukan
a. harga patokan penerbit untuk sebuah buku matematika;
b. jumlah uang yang harus dibayar apabila membeli 60 buku matematika.

Baca Juga:   Bunga Tabungan Bank Dan Pajak

Penyelesaian :
a). Besarnya rabat atau diskon 5% dengan nilai rupiah Rp 1.750,00.
artinya persennya 5% dan nilai diskonnya 1.750
*). Menentukan harga awal (harga kotor atau harga patokan).
Misalkan harga awal merupakan $ p \, $ rupiah,
$ \begin{align} \text{nilai diskon} & = 5\% \times \text{harga awal} \\ 1.750 & = \frac{5}{100} \times p \\ p & = \frac{100}{5} \times 1.750 \\ p & = 35.000 \end{align} $
Jadi, harga awal buku (harga paotkan penerbit) merupakan Rp 35.000,00.

b). Menentukan harga higienis setiap bukunya,
Harga higienis = harga kotor – nilai diskon = 35.000 – 1.750 = 33.250 .
Sesampai lalu harga untuk 60 buku matematika adalah :
harga keseluruhan = $ 60 \times 33.250 = 1.995.000 $.
Jadi, total uang yang harus dibayarkan merupakan Rp 1.995.000,00.

Konsep Bruto, Neto, dan Tara
$\spadesuit \, $ Pengertian Bruto, Neto, dan Tara :
Bruto atau kerap disebut berat kotor merupakan berat suatu barang dengan kemasan/tempatnya.
Neto atau kerap disebut berat higienis merupakan berat suatu barang tanpa kemasan/tempatnya.
Tara merupakan berat kemasan/tempat suatu barang.

$\spadesuit \, $ Hubungan nilai Bruto, Neto, dan Tara :
       Bruto = Neto $ \, + \, $ Tara.

$\spadesuit \, $ Menentukan besarnya Persen Tara :
       Persen Tara $ = \frac{\text{Tara}}{\text{Bruto}} \times 100 \% $.

Artinya untuk mencari besarnya Tara apabila diketahui Persen tara dan Bruto adalah : Tara = persen Tara $ \, \times \, $ Bruto.

$\spadesuit \, $ Untuk memilih harga higienis setelah memperoleh kepingan berat (tara) sanggup dirumuskan sebagai berikut.
Harga higienis = neto $ \, \times \, $ harga/satuan berat.

Contoh soal Bruto, Neto, dan Tara :
4). Ibu membeli 5 kaleng susu. Di setiap kaleng itu tertulis neto 1 kg. Setelah ditimbang ternyata berat seluruh kaleng susu tersebut 6 kg. Berapakah bruto dan tara setiap kaleng?

Penyelesaian :
*). Menentukan Bruto dan Tara setiap Kaleng :
Bruto keseluruhan dari 5 kaleng merupakan 6 kg,
Sesampai lalu bruto 1 kaleng = $ 6 : 5 = 1,2 \, $ kg.
Diketahui Neto setiap kaleng merupakan 1 kg, sesampai lalu taranya :
$ \begin{align} \text{Bruto} & = \text{Neto} + \text{Tara} \\ 1,2 & = 1 + \text{Tara} \\ 1,2 – 1 & = \text{Tara} \\ 0,2 & = \text{Tara} \end{align} $
Jadi, setiap kaleng terdapat Bruto 1,2 kg dan Tara 0,2 kg serta Neto 1 kg.

Baca Juga:   Menghitung Untung Dan Rugi Serta Persentasenya

5). Koperasi “Usaha Rakyat Tani” membeli pupuk sekaya 10 karung dengan bruto 7 kuintal. Setiap karung pupuk memiliki berat yang sama. Jika taranya 3%, tentukan tara dan neto setiap karung pupuk. ?

Penyelesaian :
*). Bruto keseluruhan (10 karung) merupakan 7 kuintal = 700 kg.
Sesampai lalu Bruto setiap Karung merupakan :
Bruto setiap karung $ = 700 : 10 = 70 \, $ kg.
*). Menentukan Tara setiap karungnya :
$ \begin{align} \text{Tara} & = \text{persen tara} \times \text{Bruto} \\ & = 3\% \times 70 \\ & = \frac{3}{100} \times 70 \\ & = 2,1 \end{align} $
artinya setiap karung terdapat tara 2,1 kg (berat karungnya).
*). Menentukan Neto setiap karungnya :
Neto = Bruto – tara = 70 – 2,1 = 67,9 kg.
Jadi, kita peroleh setiap karungnya terdapat neto 67,9 kg dan tara 2,1 kg.
Catatan :
Untuk soal nomor (5) ini, bersama-sama kita sanggup pribadi mencari tara dan netto keseluruhannya dahulu (10 karung), lalu kita tentukan neto dan tara setiap karung dengan membagi 10.

6). Seorang pedagang membeli 8 karung beras dengan bruto masing-masing 75 kg dan tara 2%. Berapakah pedagang itu harus membayar apabila harga tiap kg beras Rp2.500,00?

Penyelesaian :
*). Kita akan memilih neto keseluruhannya (8 karung),
Bruto keseluruhannya = $ 8 \times 75 = 600 \, $ kg.
Tara keseluruhannya = $ 2\% \times 600 = \frac{2}{100} \times 600 = 12 \, $ kg.
Sesampai lalu neto keseluruhannya :
Neto total = Bruto – Tara = 600 kg – 12 kg = 588 kg .
*). Menentukan total yang harus dibayar :
total = $ 588 \times 2.500 = 1.470.000 \, $ rupiah.
Jadi, pedagang itu harus membayar Rp 1.470.000,00 .

7). Seorang pedagang membeli 6 karung kedelai dengan bruto masing-masing 80 kg dan tara 3%. Jika harga pembelian kedelai tiap kg Rp 4.000,00, tentukan
a). besarnya tara;
b). jumlah uang yang harus dibayarkan;
c). besar keuntungan yang diperoleh apabila dijual dengan harga Rp 4.300,00 per kg.

Penyelesaian :
a). Besarnya tara,
Tara setiap karung = $ 3\% \times 80 = \frac{3}{100} \times 80 = 2,4 \, $ kg.
Artinya setiap karung taranya 2,4 kg.
Neto setiap karung = $ 80 – 2,4 = 77,6 \, $ kg.

b). Neto keseluruhan (6 karung) adalah :
Neto total = $ 6 \times 77,6 = 465,6 \, $ kg.
Sesampai lalu total uang yang harus dibayarkan :
total uang = $ 465,6 \times 4.000 = 1.862.400 \, $ rupiah.
Total uang yang dikeluarkan kita anggap sebagai harga beli.

Baca Juga:   Uji Kompetensi 2 Persamaan Dan Pertidaksamaan Linear Serta Aritmetika Sosial Kelas Vii Kurikulum 2013+

c). dijual dengan harga Rp 4.300 per kg, sementara belinya Rp 4.000 per kg, sesampai lalu manfaatnya per kg merupakan Rp 300.
neto totalnya merupakan 465,6 kg.
Total keuntungan = $ 300 \times 465,6 = 139.680 \, $ rupiah.
Makara manfaatnya merupakan Rp 139.680,00.

8). Seorang pedagang membeli 1 peti buah anggur dengan berat bruto 50 kg dan tara 4%. Buah anggur tersebut dijual di mana 30 kg dijual dengan harga Rp 15.000,00 per kg dan 12 kg dijual dengan harga Rp 13.000,00 per kg, lagikan sisanya dijual dengan harga Rp 12.000,00 per kg. Jika dari penjualan tersebut pedagang itu memperoleh keuntungan 25%, tentukan harga pembelian buah anggur tersebut.

Penyelesaian :
*). Untuk bahan untung dan rugi serta persentase keuntungan, lihat bahan kompleksnya pada artikel “Menghitung Untung dan Rugi serta Persentasenya“.
*). Menentukan tara dan neto,
Tara = $ 4\% \times 50 = \frac{4}{100} \times 50 = 2 \, $ kg.
artinya berat pembungkusnya (peti buah) merupakan 2 kg.
Sesampai kemudian, Neto = Bruto – Tara = 50 – 2 = 48 kg.
*). Menentukan harga jual keseluruhan buah (48 kg),
30 kg dijual dengan harga Rp 15.000,00 per kg
diperoleh penjualan = $ 30 \times 15.000 = 450.000 $.
12 kg dijual dengan harga Rp 13.000,00 per kg
diperoleh penjualan = $ 12 \times 13.000 = 156.000 $.
sisanya berarti $ \, 48 – (30 + 12 ) = 6 \, $ kg dijual Rp 12.000,00 per kg
diperoleh penjualan = $ 6 \times 12.000 = 72.000 $.
Sesampai lalu total penjualan (harga jual) adalah :
harga jual keseluruhan = $ 450.000 + 156.000 + 72.000 = 678.000 \, $ rupiah.

*). Dari harga jual Rp 678.000 , diperoleh persentase manfaatnya 25%.
Menentukan besarnya harga beli dalam keadaan untung :
$ \begin{align} J & = (100\% + \%U) \times B \\ 678.000 & = (100\% + 25\%) \times B \\ 678.000 & = (125\% ) \times B \\ 678.000 & = \frac{125}{100} \times B \\ B & = \frac{100}{125} \times 678.000 \\ & = 542.400 \end{align} $
Jadi, harga beli satu peti buah anggur merupakan Rp 542.400,00.