Kumpulan Soal Dan Pembahasan Susunan Resistor

Posted on
Pada dasarnya suatu komponen listrik disusun sedemikian rupa untuk tujuan tertentu begitupula susunan resistor. Susunan seri bertujuan untuk membagi tegangan sesampai kemudian arus yang mengalir pada tiap-tiap resistor sama berpengaruh ialah sama dengan berpengaruh arus yang mengalir dalam rangkaian, lagikan susunan paralel bertujuan untuk membagi arus.

Pada susunan paralel, tegangan pada masing-masing resistor sama besar ialah sama dengan tegangan dalam rangkaian sesampai kemudian berpengaruh arus yang mengalir melalui tiap-tiap resistor berbeda sesuai dengan besar hambatannya masing-masing. Kuat arus yang mengalir dalam rangkaian sama dengan jumlah berpengaruh arus yang mengalir pada tiap-tiap resistor.

Prinsip Susunan Seri Resistor

Berikut sedikit prinsip susunan seri kendala yang salah satunya merupakan tujuan dari penyusunan, ialah :

  1. Susunan seri bertujuan untuk memperbesar kendala suatu rangkaian dengan kendala pengmengganti seri setara dengan jumlah dari tiap-tiap kendala yang digunakan.
  2. Kuat arus yang melalui tiap-tiap penghambat sama ialah sama dengan berpengaruh arus yang melalui kendala pengmengganti serinya.
  3. Pada susunan seri tegangan terbagi-bagi sesuai dengan besar kendala masing-masing resistor. Tegangan pada ujung-ujung kendala pengmengganti seri sama dengan jumlah tegangan pada ujung-ujung tiap penghambat. Dengan kata lain, susunan seri berfungsi sebagai pembagi tegangan

Read more : Pembahasan Rumus Susunan Seri dan Paralel Resistor.

Prinsip Susunan Paralel Resistor

Berikut ini sedikit prinsip susunan paralel kendala yang salah satunya merupakan tujuan dari penyusunan, ialah :
  1. Susunan paralel bertujuan untuk memperkecil kendala suatu rangkaian.
  2. Besar tegangan pada ujung-ujung tiap komponen sama, ialah sama dengan tegangan pada ujung-ujung kendala pengmengganti paralelnya.
  3. Pada susunan paralel, arus terbagi-bagi sesuai dengan besar kendala masing-masing resistor. Kuat arus pada ujung-ujung kendala pengmengganti paralel sama dengan jumlah arus yang melalui tiap-tiap komponen. Dengan kata lain, susunan paralel berfungsi sebagai pembagi arus.
 Pada dasarnya suatu komponen listrik disusun sedemikian rupa untuk tujuan tertentu begitu KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN SUSUNAN RESISTOR

Read more : Susunan Seri Paralel Kapasitor dan Kapasitansi Pengmengganti.

Baca Juga:   Contoh Soal Kalor Memilih Suhu Campuran

Listrik Dinamis – Susunan Resistor

  1. Jika tiga buah resistor dengan besar kendala masing-masing 10 Ω, 8 Ω, dan 4 Ω disusun secara seri dan dihubungkan dengan sumber tegangan, maka tentukanlah besar kendala total yang dihasilkan ketiga resistor tersebut.
    Pembahasan 
    Dik : R1 = 10 Ω; R2 = 8 Ω; R3 = 4Ω.
    Rs = R1 + R2 + R3
    ⇒ Rs = 10 + 8 + 4
    ⇒ Rs = 22 Ω
    Jadi, besar kendala total atau kendala pengmengganti merupakan 22 Ω.

  2. Jika tiga buah resistor dengan besar kendala masing-masing 8 Ω, 6 Ω, dan 4 Ω disusun secara paralel. Tentukanlah besar kendala total yang dihasilkan ketiga resistor tersebut.
    Pembahasan
    Dik : R1 = 8 Ω; R2 = 6 Ω; R3 = 4Ω.
    1/Rp =  1/R1 + 1/R2 + 1/R3
    ⇒ 1/Rp =  1/8 + 1/6 + 1/4
    ⇒ 1/Rp = (3 + 4 + 6) / 24
    ⇒ 1/Rp = 13/24
    ⇒ Rp = 24/13
    ⇒ Rp = 1,84 Ω
    Jadi, besar kendala pengmengganti pada susunan itu merupakan 1,84 Ω.

  3. Dua buah resistor masing-masing 2 Ω dan 10 Ω dihubungkan secara seri kemudian dirangkaikan secara paralel dengan dua buah resistor lainnya yang disusun seri. Kedua resistor tersebut masing-masing 4 Ω dan 8 Ω. Tentukanlah kendala total atau kendala pengmengganti pada rangkaian tersebut.
    Pembahasan
    Dik : R1 = 2 Ω; R2 = 10 Ω; R3 = 4Ω; R4 = 8Ω.
    Rs1 = R1 + R2
    ⇒ Rs1 = 2 + 10
    ⇒ Rs1 = 12 Ω
    Rs2 = R3 + R4
    ⇒ Rs2 = 4 + 8
    ⇒ Rs2 = 12 Ω
    1/Rp =  1/Rs1 + 1/Rs2 
    ⇒ 1/Rp =  1/12+ 1/12
    ⇒ 1/Rp = 2/12
    ⇒ Rp = 12/2
    ⇒ Rp = 6 Ω
    Jadi, besar kendala pengmengganti pada susunan itu merupakan 6 Ω.

  4. Dua buah resistor disusun seri dan dihubungkan dengan seumber tegangan 10 volt. Jika kendala masing-masing resistor tersebut merupakan 2 Ω dan 10 Ω, maka tentukanlah berpengaruh arus yang mengalir dalam rangkaian tersebut.
    Pembahasan
    Dik : R1 = 2 Ω; R2 = 10 Ω; V = 10 volt.
    Rs = R1 + R2
    ⇒ Rs = 2 + 10
    ⇒ Rs = 12 Ω
    I = V/Rs
    ⇒ I = 10/12
    ⇒ I = 0,83 A.
    Kaprikornus arus yang mengalir pada rangkaian itu merupakan 0,83 A.

Read more : Rumus Rangkaian Seri RLC dan Frekuensi Resonansi.

  1. Jika suatu rangkaian yang terdiri dari tiga buah resistor yang disusun secara paralel dialiri listrik sebesar 6 A, maka tentukanlah besar teggangan pada tiap resistor apabila masing-masing terdapat kendala 2 Ω, 4 Ω dan 6 Ω.
    Pembahasan
    Dik : R1 = 2 Ω; R2 = 4 Ω; R3 = 6 Ω; I = 6 A.
    1/Rp =  1/R1 + 1/R2 + 1/R3
    ⇒ 1/Rp =  1/2 + 1/4 + 1/6
    ⇒ 1/Rp = (6 + 3 + 2) / 12
    ⇒ 1/Rp = 11/12
    ⇒ Rp = 12/11
    ⇒ Rp = 1,09 Ω
    V = I Rp
    ⇒ V = 6 (1,09)
    ⇒ V = 6,54 volt.
    Karena pada susunan paralel, besar tegangan pada tiap-tiap komponen sama dengan sumber tegangan, maka besar tegangan pada masing-masing resistor merupakan 6,54 volt.

  2. Perhatikan gambar di bawah ini! Dari rangkaian tersebut, tentukanlah :
     Pada dasarnya suatu komponen listrik disusun sedemikian rupa untuk tujuan tertentu begitu KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN SUSUNAN RESISTORa. Hambatan pengmengganti rangakaian
    b. Arus yang melalui rangkaian
    c. Beda potensial antara kedua ujung resistor 4 Ω
    d. Beda potensial antara kedua ujung resistor 16  Ω
    e. Kuat arus yang melalui resistor 8 Ω.

    Pembahasan 

    1. Hambatan pengmengganti.
      Rangkaian di atas merupakan susunan gabungan seri-paralel. Untuk mempermudah pengerjaan, kita sanggup menyederhanakan rangkaian tersebut menjadi menyerupai berikut :

       Pada dasarnya suatu komponen listrik disusun sedemikian rupa untuk tujuan tertentu begitu KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN SUSUNAN RESISTOR

      Pada gambar di atas jelas terlihat bahwa rangkain tersebut terdiri dari dua susunan seri dan sebuah susunan paralel. Kita sanggup menuntaskan susunan yang paling pinggir terlebih dahulu dan misalkan susunan tersebut merupakan susunan seri pertama sesampai kemudian besar hambatanya merupakan :
      Rs1 = 1 + 3 + 4 = 8 Ω
      Selanjutnya susunan yang telah kita hitung kendala pengmenggantinya disusun secara paralel dengan resistor 8  Ω sesampai kemudian kendala pengmenggantinya merupakan :
      1/Rp = 1/8 + 1/8
      ⇒ 1/Rp = 2/8
      ⇒ Rp = 8/2 = 4 Ω
      Terakhir, kendala pengmengganti 4 Ω tersusun secara seri dengan resistor 16 Ω dan 5 Ω sesampai kemudian kendala pengmengganti untuk rangkaian tersebut merupakan :
      Rs2 = 4 + 16 + 5 = 25 Ω.

    2. Kuat arus rangkaian 
      I = V/Rs2
      ⇒ I = 12,5/25
      ⇒ I = 0,5 A.

    3. Beda potensial pada 4 Ω
      V4 = I4 R
      dengan I4 = arus yang melalui resistor 4 Ω.
      Perhatikan bahwa resistor 4 Ω berada dalam susunan seri dengan resistor 1 Ω dan 3 Ω (Rs1) sesampai kemudian arus yang melaluinya akan sama dengan arus yang melalui resistor 1 Ω dan 3 Ω atau sanggup ditulis sebagai berikut :
      I4 = I1 = I3.
      Akan tenamun, alasannya ketiga resistor tersebut disusun secara paralel dengan resistor 8 Ω maka besar arus yang melalui rangkaian ialah 0,5 A dibagi sesuai dengan nilai kendala masing-masing resistor. Karena Rs1 terdapat besar kendala yang sama dengan resistor 8 Ω, maka arus tersebut terbagi menjadi dua sama besar ialah 0,25 malalui Rs1 dan 0,25 melalui resistor 8 Ω. Dengan begitu, maka beda potensial pada ujung-ujung resistor 4 Ω merupakan :
      V4 = 0,25 (4)
      ⇒ V4 = 1 volt.

    4. Beda potensial pada 16 Ω
      V16 = I16 R
      dengan I16 = arus yang melalui resistor 16 Ω.
      Karena resistor 16 Ω disusun secara seri dengan Rp dan 5Ω, maka berpengaruh arus yang mengalir pada resistor 16 Ω sama dengan berpengaruh arus yang melalui rangkaian. (I16 = I = 0,5 A).
      Dengan begitu, maka beda potensial pada ujung-ujung resistor 16 Ω merupakan :
      V16 = I16 R
      ⇒ V16 = 0,5 (16)
      ⇒ V16 = 8 volt.
    5. Arus yang melalui resistor 8 Ω
      Resistor 8 Ω tersusun paralel dengan Rs1 menghasilkan Rp sementara Rp tersusun seri dengan 16 Ω dan 5 Ω menghasilkan Rs2. Karena seri, maka arus yang melalui Rp sama dengan arus yang melalui Rs2 ialah 0,5 A. Selanjtunya, alasannya Rp merupakan hasil dari susunan paralel antara resistor 8 Ω dengan Rs2, maka berpengaruh arus yang mengalir terbagi menjadi dua sesuai dengan besar kendala masing-masing. Maka berpengaruh arus yang melalui resistor 8 Ω merupakan :
      I8 = V8/R
      ⇒ I8 = 2/8
      ⇒ I8 = 0,25 A.

Read more : Kumpulan Rumus Listrik Statis, Gaya Coulomb, dan Medan Listrik.