Pembahasan Soal Sbmptn Biologi Jaringan Tumbuhan

Posted on

Pembahasan soal SBMPTN bidang study biologi perihal jaringan tumbuhan ini mencakup sedikit subtopik dalam baba jaringan tumbuhan yakni struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan penyokong, jaringan endodermis, dan jaringan pengangkut. Dari sedikit soal yang pernah keluar dalam SBMPTN bidang study biologi, model soal perihal jaringan tumbuhan yang kerap keluar antara lain mengidentifikasi jaringan tumbuhan menurut macam dan struktur sel penyusunnya, mengidentifikasi perbedaan struktur dan fungsi bermacam jaringan pada tumbuhan mencakup jaringan epidermis, kolenkim, sklerenkim, parenim, xilem, floem, dan kambium yang menyusun organ tumbuhan, mengambarkan letak epidermis, korteks, dan silinder sentra serta mendeksripsikan fungsi masing-masing jaringan tumbuhan.

Soal 1
Pada percobaan perendaman pangkal batang yang telah dipotong dalam larutan eosin, sanggup dipastikan jaringan yang lebih dahulu berwarna merah merupakan …
A. Epidermis
B. Parenkim
C. Sklerenkim
D. Xilem
E. Floem

Pembahasan :
Larutan eosin yang menunjukkan warna merah merupakan indikator adanya air dan unsur hara atau mineral pada jaringan tumbuhan.

Karena jaringan yang berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar melewati batang menuju organ fotosintesis (daun) merupakan xilem, maka jaringan yang lebih dahulu berwarna merah merupakan xilem.

Jawaban : D

Soal 2
Kapas yang sanggup dibentuk benang untuk kain merupakan modifikasi dari sel …
A. Epidermis
B. Parenkim
C. Kolenkim
D. Sklerenkim
E. Meristem

Pembahasan :
Pada tumbuhan penghasil kapas, kapas berfungsi untuk melindungi biji. Sesuai dengan fungsinya sebagai pelindung, kapas merupakan modifikasi dari jaringan pelindung yakni epidermis.

Jawaban : A

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Organ-organ Tumbuhan.

Soal 3
Jaringan penguat pada batang dikotil merupakan …
1. Kolenkim
2. Xilem
3. Sklerenkim
4. Parenkim

Pembahasan :
Jaringan remaja penyusun organ tumbuhan tingkat tinggi sanggup dibedakan menjadi sedikit bagian, yaitu:
1. Jaringan pelindung
2. Jaringan dasar
3. Jaringan penyokong

Jaringan pelindung atau epidermis merupakan lapisan sel yang berada paling luar, yakni pada permukaan organ primer tumbuhan menyerupai akar, batang, daun, bunga, dan buah.

Jaringan dasar atau parenkim merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup, dengan struktur morfologi serta fisiologi yang bervariasi dan masih melaksanakan proses fisiologis.

Baca Juga:   Pembahasan Soal Sbmptn Biologi Asal-Usul Kehidupan

Jaringan penyokong atau jaringan penguat merupakan jaringan yang menguatkan tumbuhan. Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penguat dibedakan menjadi:
1. Kolenkim
2. Sklerenkim

Kolenkim merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel hidup dengan protoplasma aktif. Kolenkim memiliki bentuk memanjang dengan penebalaan dinding tak merata dan bersifat palstis.

Kolenkim berfungsi sebagai jaringan penguat pada organ badan muda dan organ bau tanah pada tumbuhan lunak. Jaringan kolenkim tak terbentuk pada batang dan daun monokotil.

Sklerenkim merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel mati yang seluruh penggalan dindingnya mengalami penebalan sesampai kemudian terdapat sifat kuat.

Jadi, jaringan penguat pada batang dikotil merupakan kolenkim dan sklerenkim. Opsi yang benar merupakan 1 dan 3.

Jawaban : B

Soal 4
Jaringan penyimpan udara (aerenkim) pada tumbuhan kaya dijumpai pada jaringan …
A. Epidermis
B. Korteks
C. Endodermis
D. Pengangkut
E. Perisikel

Pembahasan :
Jaringan penyimpan udara atau aerenkim merupakan jaringan yang terdapat kaya ruang antar sel dan berfungsi sebagai daerah terjadinya pertukaran gas.

Dari kelima jaringan yang diberikan pada opsi tanggapan di atas, jaringan yang terdapat kaya ruang antar sel merupakan jaringan korteks.

Korteks merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel parenkim yang berdinding tipis. Letak sel parenkim ini tak teratur sesampai kemudian terbentuk kaya ruang antar sel.

Jawaban : B

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Tumbuhan Lumut dan Paku.

Soal 5
Jaringan dasar tumbuhan yang berfungsi memperkuat jaringan lain dan sanggup bermetamorfosis meristematis merupakan …
A. Kambium
B. Mesenkim
C. Kolenkim
D. Parenkim
E. Sklerenkim

Pembahasan :
Jaringan utama merupakan jaringan yang dijumpai hampir di setiap penggalan tumbuhan. Secara umum jaringan penyusun tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Parenkim
2. Kolenkim
3. Sklerenkim

Parenkim merupakan jaringan dasar yang paling umum dijumpai di hampir seluruh penggalan badan tumbuhan. Parenkim terdapat pada batang, akar, dan empulur batang. Parenkim sanggup berupa mesofil daun, daging buah, endosperma, dan menyimpan cadangan makanan.

Jaringan kolenkim dan sklerenkim merupakan dua jaringan yang digolongkan sebagai jaringan penyokong atau penguat. Jaringan sklerenkim hanya dijumpai pada organ tumbuhan yang tak lagi mengadakan pertumbuhan.

Baca Juga:   Model Soal Sbmptn Mutasi & Teori Evolusi

Jaringan kolenkim merupakan jaringan yang tersusun dari sel-sel hidup yang penggalan sudut dindingnya mengalami penebalan selulosa. Kolenkim berfungsi sebagai penguat tumbuhan terutama pada organ-organ tumbuhan yang amsih aktif tumbuh.

Selain berfungsi sebagai penguat jaringan lain, kolenkim juga sanggup bersifat meristematis yakni sanggup membelah untuk memperkaya sel penyusunnya.

Jadi, jaringan dasar tumbuhan yang berfungsi memperkuat jaringan lain dan sanggup bermetamorfosis meristematis merupakan kolenkim.

Jawaban : C

Soal 6
Jaringan berikut di bawah ini merupakan jaringan yang sel-selnya sudah berhenti tumbuh, kecuali …
A. Sklerenkim
B. Epidermis
C. Kambium
D. Xilem
E. Floem

Pembahasan :
Kambium merupakan salah satu jaringan yang aktif membelah sesampai kemudian disebut jaringan meristem. Kambium berasal dari jaringan remaja yang telah mengadakan diferensiasi.

Karena bersifat meristemtaik, sel-sel penyusun jaringan kambium senantiasa membelah dan terus bertumbuh. Aktivitas meristem sekunder atau kambium mengakibatkan pertumbuhan sekunder pada tumbuhan.

Pertumbuhan sekunder sebagai kegiatan kambium mengakibatkan pembesaran diameter batang atau akar pada tumbuhan dikotil. Aktivitas kambium ke dalam dan luar akan menbentuk unsur kayu dan unsur kulit.

Jawaban : C

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Hormon Endokrin.

Soal 7
Sel-sel perisikel dari akar tumbuhan bisa membentuk akar cabang.

SEBAB

Jaringan perisikel dan kambium terdapat sifat meristematis.

Pembahasan :
Pada penggalan silinder sentra akar terdapat berkas pengangkut xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun teratur membentuk jari-jari atau radial.

Pada tumbuhan dikotil, di antara xilem dan floem terdapat kambium. Aktivitas kambium ke arah luar membentuk unsur kulit, lagikan kegiatan ke arah dalam membentuk unsur kayu.

Di lapisan terluar silinder sentra terdapat perisikel atau perikambium. Sama menyerupai kambium, perisikel bersifat meristematik. Aktivitas perisikel membentuk cabang-cabang akar.

Jadi, pernyataan benar alasan benar namun tak mengambarkan alasannya akibat.

Jawaban : B

Soal 8
Cadangan kuliner pada umbi kentang yang merupakan umbi batang disimpan di dalam jaringan …
A. Epidermis
B. Kolenkim
C. Sklerenkim
D. Palisade
E. Parenkim

Pembahasan :
Umbi kentang merupakan umbi batang yang tersusun dari jaringan parenkim dan berisi cadangan kuliner berupa amilum.

Jawaban : E

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Gerak Manusia.

Baca Juga:   Pembahasan Sbmptn Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan

Soal 9
Sel-sel epidermis pada daun sanggup mengalami perubahan bentuk menjadi …
1. Stomata
2. Kutikula
3. Trikoma
4. Lentisel

Pembahasan :
Jaringan epidermis ada yang sanggup mengalami perubahan bentuk dan struktur menjadi derivat epidermis dengan fungsi tertentu. Derivat epidermis sanggup dijumpai pada semua penggalan tumbuhan menyerupai daun, batang, akar, bunga, dan biji.

Pada daun, jaringan epidermis sanggup membentuk derivat epidermis berupa :
1. Stomata
2. Kutikula
3. Trikoma

Stomata merupakan derivat epidermis berupa sel-sel epilog lisan daun yang berfungsi sebagai daerah pertukaran gas pada ketika fotosintesis.

Pada permukaan daun atau batang terdapat derivat epidermis berupa kutikula. Kutikula bersifat kedap air sesampai kemudian tak sanggup ditembus oleh air. Kutikula berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan.

Trikoma merupakan penggalan dari epidermis yang mengalami modifikasi dengan bentuk menonjol di antara sel-sel epidermis yang lain. Trikoma berfungsi untuk mengurangi penguapan, meneruskan rangsang, dan melindungi tumbuhan dari gangguan hewan.

Jadi, opsi yang benar merupakan 1, 2, dan 3.

Jawaban : A

Soal 10
Kambium yang merupakan jaringan meristematik dan terdapat di antara xilem dan floem …
1. Merupakan titik tumbuh sekunder
2. Terdapat pada akar dan batang tumbuhan biji terbuka dan dikotil
3. Pertumbuhan yang ditimbulkannya disebut pertumbuhan sekunder
4. Menghasilkan unsur-unsur xilem, unsur floem, dan jari-jari empulur

Pembahasan :
Kambium merupakan jaringan yang bersifat meristematik yakni jaringan yang sel-sel penyusunnya selalu aktif membelah. Kambium sanggup dijumpai pada akar dan batang tumbuhan dikotil dan tumbuhan berbiji terbuka.

Aktivitas kambium ke arah dalam menghasilkan unsur-unsur xilem atau unsur kayu, dan kegiatan ke arah luar menghasilkan unsur-unsur floem atau unsur kulit.

Aktivitas kambium pada batang mengakibatkan pertambahan diameter sesampai kemudian batang tumbuhan semakin besar. Pertumbuhan tersebut disebut pertumbuhan sekunder alasannya kambium merupakan titik tumbuh sekunder.

Jadi, pernyataan yang benar merupakan 1, 2, 3, dan 4.

Jawaban : E