Pembahasan Soal Sbmptn Biologi Sistem Ekskresi

Posted on

Pembahasan soal SBMPTN bidang study biologi perihal sistem eksresi ini mencakup sedikit subtopik dalam cuilan sistem ekskresi adalah limbah hasil metabolisme atau ekskret, sistem ekskresi manusia, organ-organ ekskresi, proses pembentukan urin, faktor yang mempengaruhi produksi urin, sistem ekskresi hewan, dan kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi manusia. Dari sedikit soal yang pernah keluar di SBMPTN biologi, model soal perihal sistem ekskresi yang kerap keluar antara lain mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi sistem ekskresi pada manusia, menterangkan sistem ekskresi pada ikan, mengenali kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi manusia, mengidentifikasi zat-zat sisa yang diproses atau dikeluarkan melalui sistem ekskresi, dan mengidentifikasi abjad dan fungsi organ-organ ekskresi.

Soal 1
Pada tubuh Malpighi ginjal terjadi proses …
A. Penyerapan kembali glukosa
B. Filtrasi cairan darah
C. Reabsorbsi protein
D. Reabsorpsi air
E. Pengeluaran protein

Pembahasan :
Ginjal merupakan salah satu organ pada sistem ekskresi yang terdapat kiprah sangat penting. Ginjal bertugas dalam proses pembentukan urin dan mengendalikan potensial air pada darah yang melewatinya.

Ginjal tersusun atas kaya nefron adalah suatu unit struktural dan fungsional ginjal. Setiap nefron mempunyai kandungan tubuh malpighi dan kanal nefron yang panjang dan berbelit.

Badan malpighi terdiri atas sedikit bagian, yaitu:
1. Glomerulus
2. Kapsula Bowman

Badan malpighi terlibat dalam proses pembentukan urin. Glomerulus pada tubuh malpighi merupakan daerah berlangsungnya tahapan filtrasi adalah proses penyaringan darah.

Cairan darah yang sudah mengalami penyaringan menjadi higienis lantaran sisa-sisa metabolismenya sudah terbuang ke dalam urin primer.

Jawaban : B

Soal 2
Organ tubuh insan yang mempunyai fungsi filtrasi dan reabsorbsi merupakan …
A. Hati
B. Ginjal
C. Kulit
D. Usus
E. Paru-paru

Pembahasan :
Filtrasi merupakan proses penyaringan lagikan reabsorpsi merupakan proses penyerapan kembali. Berhubungan dengan sistem organ, maka filtrasi dan reabsorbsi merupakan proses-proses yang terjadi di dalam sistem ekskresi.

Filtrasi dan reabsorpsi merupakan dua tahapan proses yang berlangsung selama pembentukan urin. Filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang berlangsung di glomerulus.

Reabsorpsi merupakan proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berkhasiat menyerupai glukosa dan ion organik. Zat-zat tersebut diserap kembali dari urin primer dan berlangsung di tubulus kontortus proksimal.

Glomerulus dan tubulus kontortus proksimal merupakan bagian-bagian dari ginjal. Jadi, organ tubuh yang mempunyai fungsi filtrasi dan reabsorpsi merupakan ginjal.

Jawaban : B

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Reproduksi.

Baca Juga:   Pembahasan Soal Sbmptn Biologi Iritabilitas Dan Gerak Tumbuhan

Soal 3
NH3 sebagai hasil metabolisme protein dan CO2 sebagai hasil respirasi sanggup membentuk ure yang kemudian diekskresikan. Pembentukan urea tersebut terjadi di dalam ….
A. Hati
B. Ginjal
C. Kantung urin
D. Usus besar
E. Usus halus

Pembahasan :
NH3 dan CO2 merupakan zat sisa yang bersifat beracun sesampai kemudian harus segera dikeluarkan dari tubuh. Proses menetralisir NH3 dan CO2 dikenal dengan siklus ornitin.

Siklus ornitin berkaitan dengan kiprah enzim arginase yang berfungsi untuk mengubah asam amino arbeginilahn menjadi asam amino ornitin dan urea.

Ornitin yang tebentuk berfungsi untuk mengikat NH3 dan CO2 yang bersifat racun. Dalam sel-sel tubuh, ornitin diubah menjadi asam amino sitrulin.

Sitrulin berperan mengikat NH3 menjadi arbeginilahn yang hanya sanggup diuraikan di dalam hati, lagikan urea dari hati diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urin.

Hati merupakan satu-satunya kelenjar yang menghasilkan enzim arginase. Jadi, pembentukan urea tersebut terjadi di dalam hati.

Jawaban : A

Soal 4
Volume air yang dikeluarkan dari tubuh insan tergantung pada …
1. Jumlah air yang diminum
2. Jumlah garam yang dikeluarkan darah
3. Kerja hormon antidiuretik
4. Jumlah air di dalam jaringan

Pembahasan :
Volume air yang dikeluarkan dari tubuh berafiliasi dengan proses pembentukan urin dan ekskresi keringat. Banyaknya jumlah urin yang dibuat ginjal bergantung pada sedikit faktor berikut:
1. Jumlah air yang diminum
2. Jumlah garam yang harus dikeluarkan dari darah
3. Hormon antidiuretik ADH
4. Zat-zat diuretik

Sehubungan dengan volume air yang dikeluarkan melalui keringat, maka volume air yng dikeluarkan dari tubuh insan juga bergantung pada jumlah air di dalam jaringan lantaran keringat merupakan cairan jaringan yang mempunyai kandungan air, larutan garam beserta urea.

Dengan demikian, 1, 2, 3, dan 4 benar.

Jawaban : E

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Peredaran Darah.

Soal 5
Jika dalam urine seseorang terdapat glukosa lagikan ia tak menderita diabetes melitus, maka kecukupan terjadi kerusakan pada cuilan …
A. Glomerulus
B. Kapsula Bowman
C. Tubulus proksimal
D. Tubulus distal
E. Lengkung Henle

Pembentukan urine melalui sedikit tahapan, yait:
1. Filtrasi
2. Reabsorpsi
3. Augmentasi

Baca Juga:   Model Soal Sbmptn Biologi Lingkungan

Filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang terjadi di glomerulus. Hasil penyaringan berupa filtrat gomerulus atau yang disebut urin primer.

Reabsorbsi merupakan proses lanjutan dari filtrasi adalah proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berkhasiat menyerupai glukosa, asam amino, dan ion-ion organik. Reabsorpsi berlangsung di tubulus proksimal.

Augmentasi merupakan proses penambahan zat-zat dan urea yang berlangsung di tubulus distal. Dalam proses augmentasi terbentuklah urin yang sesungguhnya. Urin tersebut dikumpulkan pada tubulus pengumpul dan selanjutnya masuk ke pelvis, dilanjutkan ke organ berikutnya.

Jika urin seseorang mempunyai kandungan glukosa dan beliau tak menderita diabetes melitus, berarti glukosa tak diserap kembali pada tahapan reabsorpsi sesampai kemudian ikut dikeluarkan bersama urine.

Jadi, lantaran reabsorpsi berlangsung di tubulus proksimal maka kecukupan besar terjadi kerusakan pada cuilan tubulus kontortus proksimal.

Jawaban : C

Soal 6
Proses pembentukan urin dimulai dengan penyaringan yang terjadi di tubuh malpighi untuk menghasilkan urin primer.

SEBAB

Badan malpighi yang terdiri dari glomerulus dan kapsula Bowman befungsi dalam proses filtrasi.

Pembahasan :
Proses pembentukan urine dimulai dengan tahapan filtrasi adalah penyaringan darah yang berlangsung di kapsula Bowman dan glomerulus. Kapsula Bowman dan glomerulus merupakan penyusun tubuh malpighi.

Jadi, pernyataan benar, alasan benar dan menawarkan lantaran akibat.

Jawaban : A

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Pencernaan.

Soal 7
Ekskresi sebagai salah satu ciri makhluk hidup berfungsi untuk …
A. Membuang sampah sisa metabolisme
B. Merangsang pengeluaran hormon
C. Menjaga keseimbangan tekanan osmosis tubuh
D. Merombak zat-zat yang tak dibutuhkan tubuh
E. Mengeluarkan zat yang berperan dalam metabolisme

Pembahasan :
Sistem ekskresi merupakan salah satu sistem organ yang melibatkan paru-paru, hati, ginjal, dan kulit. Sistem eksresi bertugas untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme yang sudah tak dibutuhkan lagi oleh tubuh.

Eksresi bertujuan untuk membuang racun atau bahan-bahan yang sudah tak berkhasiat semoga tak menumpuk di dalam tubuh. Hal ini dimaskudkan semoga tubuh tak keracunan.

Jadi, fungsi utamanya merupakan membuang sampah sisa metabolisme.

Jawaban : A

Soal 8
Untuk mengikuti keadaan pada kehidupan di laut, ikan harus kaya minum air bahari dengan mengeksresikan sedikit urine.

SEBAB

Urin pada ikan bahari mempunyai kandungan urea cukup kaya sesampai kemudian meningkatkan tekanan osmosis darah.

Baca Juga:   Pembahasan Soal Sbmptn Biologi Kormofita Berbiji

Pembahasan :
Tubuh ikan bahari bersifat hipotonis terhadap air laut. Secara proses osmosis, air dalam tubuh ikan akan hilang melalui insang. Sebaliknya, konsentrasi ion garam di air bahari yang tinggi akan memasuki tubuh ikan.

Jika tak ada proses homoestatis, ikan akan mati lantaran terjadi kehilangan cairan tubuh pada tubuhnya. Untuk mengatasi hal tersebut, ikan bahari harus meminum kaya air sesampai kemudian tak mengalami dehidrasi.

Selain itu, ginjal pada ikan bahari hanya mempunyai kandungan sedikit glomerulus sesampai kemudian ekskresi air yang terjadi hanya sedikit. Dengan kata lain, untuk mengikuti keadaan dengan lingkungan, ikan bahari melaksanakan sedikit hal, yaitu:
1. Terus menerus meminum air
2. Pengeluaran air dilakukan secara osmosis melalui insang
3. Garan diekskresikan secara aktif melalui insang
4. Menghasilkan sedikit urine

Jadi, pernyataan benar namun alasan salah.

Jawaban : C

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Bioteknologi.

Soal 9
Zat-zat yang direabsorbsi pada tubulus kontortus ginjal sesampai kemudian menghasilkan urine sekunder merupakan …
1. Glukosa
2. Garam-garam
3. Asam amino
4. Urea

Pembahasan :
Reabsorpsi merupakan proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berkhasiat dari urine primer. Proses ini berlangsung di tubulus kontortus proksimal dan menghasilkan urine sekunder.

Zat-zat yang diserap kembali pada tahapan ini merupakan air, glukosa, asam amino, dan ion-ion organik. Jadi, zat yang diserap kembali merupakan (1) dan (3).

Jawaban : B

Soal 10
Bila hasil tes urin sesorang dengan reagen Millon Nase diperoleh warna ungu, maka cuilan ginjal yang diduga mengalami kelainan merupakan …
A. Glomerulus
B. Tubulus kontortus
C. Vesika urinaria
D. Buluh Malpighi
E. Lengkung Henle

Pembahasan :
Reagen Millon Nase biasa dipakai untuk menguji kandungan protein dalam suatu zat. Setelah ditetesi Millon nase akan terbentuk gumpalan putih.

Kemudian materi akan dipanaskan. Jika menawarkan perubahan warna menjadi merah, berarti zat tersebut mempunyai kandungan protein.

Adanya protein dalam urine merupakan kelainan sistem ekskresi yang disebut albuminuria. Adanya albumin dalam urine merupakan indikasi adanya gangguan pada proses filtrasi yang berlangsung di glomerulus.

Jawaban : A