Pengertian Bunga Dalam Matematika Keuangan

Posted on

         Pondok Soal.com – Apa sih sesungguhnya pengertian bunga dalam matematika keuangan? Perhatikan ilustrasi berikut ini. Mengapa kaya orang yang berbondong-bondong menyimpan atau mendepositokan uangnya di Bank. Di samping alasannya persoalan keamanan, juga alasannya mendapat jasa dari simpanan tersebut, yang dinamakan bunga. Mengapa kaya dealer kendaraan beroda empat inginpun motor memperlihatkan kredit kepada konsumen. Karena dengan kredit, dealer akan mendapat perhiasan modal dari sejumlah modal yang telah ditanamkan. Tambahan modal tersebut dinamakan bunga. Jadi, Bunga merupakan jasa dari pemberian atau simpanan yang dibayarkan pada selesai jangka waktu yang telah disepakati bersama.

        Jika besarnya bunga suatu pemberian atau simpanan dinyatakan dengan persen (%), maka persen tersebut dinamakan suku bunga atau persentase bunga yang biasa disimbolkan $ i $ .

Rumus Penentuan Besarnya Bunga (B), Suku Bunga ($i$) , dan Tabungan Akhir ($M_n$)
       Misalkan seseorang menyimpan atau meminjam uang di forum keuangan sebesar $ M $ dengan suku bunga $ i $ dan besar tabungan selesai atau pemberian selesai merupakan $ M_n $ , maka sanggup kita rumuskan :

$ M_n = M + B \, $ sesampai lalu $ B = M_n – M $
$ i = \frac{B}{M} \times 100\% \, $ sesampai lalu $ B = i \times M $

Keterangan :
$ B = \, $ Bunga (dalam rupiah)
$ i = \, $ Suku Bunga (dalam persentase)
$ M = \, $ Tabungan awal atau pemberian awal
$ M_n = \, $ Tabungan selesai atau modal yang harus dikembalikan

Contoh Soal :
1). Budi meminjam uang dari Koperasi sebesar Rp1.000.000,00. Setelah satu bulan, maka Budi harus mengembalikan modal beserta bunganya sebesar Rp1.030.000,00. Tentukan besarnya bunga dan suku bunganya?

Penyelesaian :
*). Pada soal diketahui : $ M = 1.000.000 , \, $ dan $ M_n = 1.030.000 $
*). Menentukan besar bunga ($B$) :
$ B = M_n – M = 1.030.000 – 1.000.000 = 30.000 $
*). Menentukan suku bunga/persentase bunga ($i$) :
$ i = \frac{B}{M} \times 100\% = \frac{30.000}{1.000.000} \times 100\% = 3\% $
Jadi, kita peroleh bunga Rp30.000 dan suku bunga 3%.

Baca Juga:   Bunga Tunggal Dan Contohnya

2). Iwan menyimpan uangnya di Bank ABC sebesar Rp500.000,00. Bank mengatakan bunga 2% tiap bulan. Tentukan jumlah simpanan Iwan sehabis satu bulan!

Penyelesaian :
*). Diketahui : $ M = 500.000 , \, $ dan $ i = 2\% $
Ditanyakan : $ M_n = … ? $
*). Menentukan besarnya bunga ($B$) :
$ B = i \times M = 2\% \times 500.000 = \frac{2}{100} \times 500.000 = 10.000 $
*). Menentukan besarnya simpanan selesai ($M_n$) :
$ M_n = M + B = 500.000 + 10.000 = 510.000 $
Jadi, jumlah simpanan Iwan sehabis satu bulan merupakan Rp510.000,00.

3). Fulan menyimpan uangnya di Bank Segar Indah sebesar Rp400.000,00. Bank mengatakan bunga 1.5% tiap bulan. Jika bank membebankan biaya manajemen Rp1.000,00 setiap bulan, tentukan jumlah simpanan Fulan sehabis satu bulan!

Penyelesaian :
*). Diketahui : $ M = 400.000, \, i = 1,5\% \, $ dan manajemen = 1.000.
Ditanya : $ M_n = ….? $
*). Menentukan $ M_n$ :
$ \begin{align} M_n & = M + B – \text{administrasi} \\ & = M + i \times M – \text{administrasi} \\ & = 400.000 + 1,5\% \times 400.000 – 1.000 \\ & = 400.000 + 6.000 – 1.000 \\ & = 405.000 \end{align} $
Jadi, besar tabungan karenanya merupakan Rp405.000,00.

4). Indra meminjam uang di bank sebesar Rp40.000.000,00 untuk keperluan membangun rumah. Jika bank mengatakan pemberian dengan syarat dikenakan suku bunga 5% setahun, maka uang yang harus dikembalikan Indra merupakan sebesar …. ?

Penyelesaian :
Penyelesaian :
*). Diketahui : $ M = 40.000.000 , \, $ dan $ i = 5\% $
Ditanyakan : $ M_n = … ? $
*). Menentukan besarnya bunga ($B$) :
$ B = i \times M = 5\% \times 40.000.000 = \frac{5}{100} \times 40.000.000 = 2.000.000 $
*). Menentukan besarnya pemberian selesai ($M_n$) :
$ M_n = M + B = 40.000.000 + 2.000.000 = 42.000.000 $
Jadi, Indra harus mengembalikan uang sebesar Rp42.000.000,00.

         Demikian pembahasan materi Pengertian Bunga dalam Matematika Keuangan beserta contoh-contohnya. Bunga yang dibahas pada artikel ini bersifat umum alasannya hanya dihitung pada satu periode saja (satu bulan saja atau satu tahun saja). Ketika kita berbicara untuk lebih dari satu periode (misalkan 2 atau 3 bulan atau lebih), maka perhitungan bunga yang dilakukan harus sudah dibedakan yang biasanya dibagi menjadi dua jenis adalah bunga tunggal dan bunga majemuk.

Baca Juga:   Peluruhan Dalam Matematika

         Silahkan baca artikel lain yang terkait dengan bunga pada matematika keuangan adalah bunga tunggal dan bunga majemuk. Semoga materi ini sanggup bermanfaat. Terima kasih.