Pengertian Pameran, Bentuk, Fungsi Dan Tujuan Ekspo Seni Rupa

Posted on

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang terkenal di kalangan masyarakat. Seni rupa sudah menjadi bab dari kehidupan masyarakat yang ada hampir di seluruh aspek kehidupan dan mengiringi perkembangan peradaban insan di muka bumi. Selain nilai estetika yang menjadi fokus suatu karya seni rupa, nilai aplikatif karya seni rupa juga menjadi salah satu alasan mengapa seni rupa masih begitu disukai dan terus berkembang seiring waktu. Salah satu cara untuk memperkenalkan karya seni rupa yang dihasilkan oleh seniman ke masyarakat merupakan dengan mengadakan suatu pameran. Pameran menjadi media komunikasi antara seniman dengan penikmat seni dan merupakan salah satu cara untuk menjual hasil karya seni rupa. Pameran seni rupa terdapat kaya bentuk dan tujuan. Pada hari ini ini, Bahan mencar ilmu sekolah akan membahas pengertian pameran, bentuk-bentuk pameran, fungsi dan tujuan festival seni rupa.

A. Pengertian Pameran

Untuk memperkenalkan suatu karya seni kepada masyarakat, ada dua istilah pertunjukkan yang paling umum digunakan, adalah festival dan pergelaran. Meskipun sama-sama bertujuan untuk memperkenalkan suatu karya seni, kedua istilah tersebut terdapat makna yang berbeda dan salah satu pembedanya merupakan bentuk karya seni yang ditampilkan.

Pergelaran merupakan aktivitas untuk memperkenalkan atau mengkomunikasikan suatu karya kepada masyarakat untuk mendapat apresiasi dari penikmat atau penonton. Pergelaran umumnya dilakukan dalam bentuk penampilan di atas pentas atau panggung. Karya yang dipertontonkan umumnya bersifat dinamis contohnya tarian, paduan suara, drama, dan sebagainya.

Pameran merupakan aktivitas untuk memperkenalkan atau mengkomunikasikan suatu karya kepada masyarakat untuk mendapat apresiasi dari pengunjung. Pameran umumnya dilakukan dalam bentuk pertunjukkan di dalam sebuah gedung atau showroom. Karya yang ditampilkan umumnya bersifat statis contohnya lukisan, fotografi, dan sebagainya.

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang terkenal di kalangan masyarakat PENGERTIAN PAMERAN, BENTUK, FUNGSI DAN TUJUAN PAMERAN SENI RUPA

Dari pemaparan tersebut, sanggup kita lihat dengan jelas bahwa istilah festival dan pergelaran dipakai untuk dua hal yang berbeda. Kalau pergelaran dipakai untuk pertunjukan karya yang bersifat dinamis umumnya lebih menekankan pada manusianya, lagikan festival dipakai untuk pertunjukkan karya yang bersifat statis lebih menekankan pada suatu karya dalam bentuk benda.

Istilah yang lebih umum dipakai untuk sebuah pertunjukan karya lukisan merupakan festival lukisan bukan pergelaran lukisan. Begitu pula sebaliknya, istilah yang lebih umum dipakai untuk sebuah pertunjukkan karya tarian merupakan pergerleran tari bukan festival tari.

Pameran seni rupa merupakan aktivitas memperkenalkan atau mengkomunikasikan hasil karya seni rupa kepada masyarakat untuk mendapat apresiasi dari pengunjung sekaligus untuk mendapat calon pembeli. Karya seni rupa yang biasa dipamerkan antara lain lukisan, sketas, fotografi, miniatur arsitektur, desain grafis, dan sebagainya.

Baca Juga:   Cara Menggambar Pohon Besar Di Tepi Danau Dengan Oil Pastels

B. Bentuk-bentuk Pameran Seni Rupa

#1 Berdasarkan Jenis Karya yang Dipamerkan
Jika dilihat menurut jenis karya seni rupa yang dipamerkan, maka festival sanggup dibedakan menjadi bberapa jenis. Dari sekian kaya karya seni rupa yang sanggup dipamerkan, berikut sedikit karya seni rupa yang umum ditampilkan dalam sebuah pameran.

a). Pameran Lukisan 
Pameran lukisan merupakan jenis festival yang hanya mempertunjukkan atau memperkenalkan karya seni rupa berupa seni lukis. Pada festival ini ditampilkan sedikit karya lukisan miliki langsung atau campuran dari sedikit seniman. Selain untuk memperkenalkan karya lukisan mereka, festival lukisan biasanya juga dijadikan sarana untuk menjual karya atau menggalang dana.

b). Pameran Fotografi
Fotografi merupakan salah satu bentuk seni rupa dari cabang visual art atau desain grafis yang memakai teknologi kamera. Pameran fotografi biasanya diadakan oleh seorang fotografer untuk memperkenalkan karya-karya fotografinya kepada masyarakat. Karya yang dipamerkan tentu saja dalam bentuk foto dengan tema tertentu.

c). Pameran Karya Patung
Di banding lukisan dan fotografi, festival karya patung termasuk salah satu festival yang sudah jarang diadakan lantaran umumnya karya patung terdapat wadahnya sendiri contohnya museum. Salah satu museum yang memamerkan seni patung yang cukup terkenal merupakan museum patung lilin Madame Tussauds.

d). Pameran Karya Arsitektur
Pameran karya arsitektur merupakan festival yang memperkenalkan bermacam desain arsitektur biasanya dalam bentuk miniatur atau desain aristektur suatu produk. Pameran menyerupai ini umumnya diadakan oleh suatu perbisnisan property atau campuran dari sedikit arsitek.

e). Pameran Tembikar dan Keramik
Pameran tembikar dan keramik merupakan festival yang khusus menampilkan karya-karya kriya berupa tembikar dan keramik. Karya-karya yang dipamerkan sanggup bermacam-macam jenis menyerupai gerabah, piring, guci, dan sedikit benda pakai lainnya yang terdapat nilai seni tinggi.

f). Pameran Tekstil
Sesuai dengan namanya, festival tekstil merupakan festival yang memperkenalkan karya-karya kriya tekstil kepada masyarakat. Karya yang dipamerkan merupakan bermacam karya yang dibentuk dengan cara tenun atau rajut menyerupai batik, aseseoris, pita, kipas, dan sebagainya. Pameran tekstil biasanya diadakan untuk tema kebudayaan.

#2 Berdasarkan Ragam Karya yang Dipamerkan
Dilihat menurut ragam karya yang dipamerkan, maka festival seni rupa sanggup dibedakan menjadi dua jenis, adalah festival homogen dan festival heterogen.

a). Pameran Homogen
Pameran homogen merupakan bentuk festival yang memamerkan karya serni rupa yang seragam atau hanya dari satu jenis seni rupa saja contohnya festival lukisan atau festival fotografi saja. Pameran homogen umumnya tak tergantung pada jumlah penerima festival atau pemilik karya.

Baca Juga:   Kumpulan Soal Persiapan Karya Seni Rupa Untuk Pameran

b). Pameran Heterogen
Pameran heterogen merupakan festival yang memamerkan karya seni rupa yang beranekaragam yang berasal dari dua atau lebih jeni seni rupa pada kawasan dan waktu yang sama, contohnya festival yang menampilkan lukisan, patung, dan fotografi sekaligus.

#3 Berdasarkan Jumlah Peserta Pameran
Berdasarkan jumlah penerima festival atau jumlah seniman yang terlibat dalam festival tersebut, maka festival seni rupa sanggup dibedakan menjadi dua bentuk, adalah festival tunggal dan festival kelompok.

a). Pameran Tunggal
Pameran tunggal merupakan festival yang hanya menampilkan bermacam atau sejumlah karya seni rupa dari seorang seniman. Dengan kata lain, festival tersebut hanya memamerkan karya dari satu orang seniman saja. Biasanya festival menyerupai ini diadakan untuk memperkenalkan sang seniman dan biasanya hanya seniman tertentu yang sukses menggelar festival tunggal.

b). Pameran Kelompok
Pameran kelompok merupakan festival yang menampilkan bermacam karya seni rupa dari sekelompok seniman yang bekerja sama untuk mengadaan suatu pameran. Pameran kelompok umumnya dibentuk untuk tujuan komersil atau untuk penggalangan dana.

#4 Berdasarkan Tempat dan Waktu
Jika dilihat menurut kawasan dan waktu pelaksanaannya, maka festival seni rupa sanggup dibedakan menjadi tiga bentuk, adalah festival tetap, festival rutin, dan festival insidental.

a). Pameran Tetap
Pameran tetap atau festival permanen merupakan festival yang dilaksanakan pada suatu kawasan yang sama atau tempatnya bersifat tetap dan diadakan setiap hari sesuai jam kerja festival itu. Pameran menyerupai ini biasanya dalam bentuk museum atau galeri seni.

b). Pameran Rutin
Pameran rutin merupakan festival yang dilaksanakan secara rutin dalam waktu-waktu tertentu yang biasanya terpola contohnya setahun sekali atau enam bulan sekali dan lokasinya cenderung tetap atau berubah sesuai dengan tujuan dan kondisi ketika itu.

c). Pameran Insidental
Pameran insidental merupakan pamean yang pelaksanaannya tak terikat pada waktu atau tempat. Pameran ini bsia diadakan sewaktu-waktu dengan maksud dan tujuan tertentu serta tak terikat pada rutinitas pelaksanaannya.

C. Fungsi Pameran Seni Rupa

Sesuai dengan pengertiannya, fungsi utama festival seni rupa merupakan untuk memperkenalkan suatu karya seni kepada masyarakat dengan tujuan tertentu salah satunya merupakan untuk mendapat apresiasi dalam bentu kritik atau saran biar menjadi lebih baik ke depannya. Berdasarkan fungsi tersebut, festival seni rupa terdapat sedikit fungsi adalah sebagai saran apresiasi, sarana rekreasi, sarana edukasi, dan sarana ajang prestasi.

#1 Sarana Apresiasi
Sebagai sarana apresiasi, festival menjadi salah satu cara bagi para seniman untuk mengetahui kualitas karyanya menurut penilaian dari sejumlah pengunjung. Melalui pameran, para seniman juga sanggup berkmonikasi secara lansgung dengan pengunjung yang bertindak sebagai apresiator.

Baca Juga:   Cara Menggambar Pemandangan Maritim Memakai Oil Pastels

Tidak hanya memberi manfaat kepada seniman, fungsi festival sebagai sarana apresiasi juga membawa imbas nyata bagi para pengunjung. Menghadiri sebuah festival akan membantu pengunjung dalam mengatakan suatu apresiasi dan menambah pengalaman dalam mengapresiasi suatu karya seni rupa.

#2 Sarana Ajang Prestasi
Selain mengetahu penilaian pengunjung terhadap karyanya, festival juga menjadi ajang prestasi bagi para seniman untuk memperlihatkan kebolehan atau kemahirannya dalam menghasilkan suatu karya seni rupa. Pameran akan menjadi suatu tolak ukur terhadap perkembangan karya seni rupa dari seorang seniman.

Melalui aktivitas pameran, para seniman sanggup meningkatkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan diri ke dalam bentuk karya seni rupa, memicu kreativitas, dan memperlihatkan jati diri seorang seniman. Fungsi ini tentu penting untuk perkenalan kepada masyarakat biar karya seorang seniman sanggup dikenali dan terdapat kawasan tersendiri di hati penikmatnya.

#3 Sarana Rekreasi
Bagi pengunjung yang mendatangi sebuah festival seni rupa, tentu festival menjadi saran rekreasi atau sarana hiburan yang menarik lantaran akan ada kaya karya seni rupa yang mengatakan keindahan dan kesan tertentu bagi setiap pengunjung.

Menghadiri sebuah festival seni rupa juga sanggup memberi pengunjung suatu wangsit atau motivasi dalam berkarya. Mernyaksikan bermacam-macam karya seni rupa yang indah dan menawan tentu akan mengatakan kesan nyaman dan sanggup membantu pengunjung melepaskan penat.

#4 Sarana Edukasi
Selain terdapat nilai estetikan dan hiburan, sebuah festival juga berfungsi sebagai sarana edukasi atau sarana pembelajaran. Melalu pameran, pengunjung sanggup mempelari bermacam bentuk karya seni rupa dan teknik pembuatannya.

Pameran juga menjadi sarana bagi murid untuk berlatih bagaimana menghasilkan karya yang sanggup dipamerkan, merencanakan sebuah pameran, mempersiapkan pameran, dan terlibat sebagai panitia dalam sebuah festival seni rupa.

D. Tujuan Pameran Seni Rupa

Sejalan dengan fungsi-fungsi festival yang telah dipaparkan di atas, maka tujuan festival seni rupa khususnya untuk pelajar merupakan sebagai berikut:
1. Menambah pengalaman murid dalam mengapresiasi karya seni
2. Memberi motivasi dan wangsit kepada murid untuk menghasilkan karya seni
3. Melatih murid dalam mengevaluasi suatu karya seni
4. Melatih murid untuk aktif dalam kelompok dan berorganisasi
5. Melatih murid untuk bertanggung jawab dan mandiri.