Perjanjian Internasional Yang Pernah Dilakukan Indonesia (Bilateral Dan Multilateral)

Posted on

pengertian, jenis dan tahap tahap perjanjian internasional.

Sebagaimana yang telah kita bahas sebelumnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang tergabung dalam komunitas ASEAN (The Association of Southeast Asian Nations) dan merupakan anggota aktif dari lembaga perserikatan bangsa bangsa (PBB). oleh lantaran itu, Indonesia akan selalu terlibat dalam setiap perjanjian internasional yang dilaksanakan. Dari awal merdeka hingga kemudian kini ini, tentunya Indonesia telah berulang kali mengikuti perjanjian internasional inginpun kerjasama internasional.

Perjanjian Internasional Bilateral dan Mulirateralyang Pernah Dilakukan Indonesia  Perjanjian Internasional yang Pernah Dilakukan Indonesia (Bilateral dan Multilateral)

Baik kerjasama dan perjanjian internasional yang pernah dilakukan Indonesia umumnya sanggup dibagi menjadi dua jenis menurut partisipannya. Yakni perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral. kedua perjanjian atau kerjasama internasional ini terdapat tujuan dan fungsi yang berbeda beda.

Adapun pengertian perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral merupakan sebagai berikut:

  1. Perjanjian bilateral merupakan perjanjian yang hanya dilakukan oleh dua pihak negara saja yang sama sama terdapat kepentingan. Tujuan dari perjanjian ini merupakan untuk sama sama mensejahterakan negara dan menjalankan kepentingan negara masing masing.
  2. Perjanjian multilateral merupakan perjanjian yang dilakukan oleh lebih dari dua negara atau kelompok internasional yang tergabung dalam sebuah lembaga internasional. Tujuan dari perjanjian ini umumnya untuk tetapkan suatu kasus demi kepentingan bersama.
Kerjasama internasional yang pernah dilakukan Indonesia yang kini ini masih berjalan merupakan kerjasama antar negara se-asia tenggara yang tergabung dalam komunitas ASEAN. Tujuan ASEAN sendiri merupakan untuk meningkatkan kerjasama dan hubungan internasional yang dijalin negara negara di asia tenggara.

Sebagaimana yang telah admin terangkan sebelumnya, perjanjian internasional yang dilakukan indonesia sanggup kita golongkan menjadi perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral. Pada artikel kali ini kita akan membahas lebih dalam perihal pola perjanjian internasional yang pernah dilakukan indonesia dari awal merdeka hingga kemudian sekarang.

Perjanjian bilateral yang pernah dilakukan Indonesia
Contoh kerjasama bilateral yang pernah dilaksanakan Indonesia antara lain merupakan:

  1. Perjanjian antara Indonesia dan Belanda seputar pemindahan dan penyerahan kekuasaan Irian Bara yang telah ditandatangani di kota New York 15 agustus 1962 silam.
  2. Perjanjian antara Indonesi dengan Australia yang sedikit kaya membahas perihal garis batas wilayah antara Negara Indonesia dengan australia yang dilaksanakan pada tanggan 12 februari 1973 di Jakarta.
  3. Perjanjian antara Negara Indonesia dengan Kerajaan Malaysia yang ditandatangani pada 11 agustus 1966 di jakarta yang sedikit kaya membahas normalisasi hubungan antar kedua negara.
  4. Perjanjian Indonesi dengan Malaysia yang membahas perihal maritim cina selatan dan selat malaka pada tanggal 27 oktober 1969.
  5. Perjanjian indonesia dengan Thailand yang membahas perihal maritim andaman dan bab utara selat malaka yang ditandatangani tanggal 17 desember 1971.
  6. Perjanjian antara indonesia dengan singapura yang membahas perihal batas batas maritim teritorial selat singapura pada 25 mei 1973.
  7. Perjanjian antara Indonesi dengan china yang membahas perihal dwi-kewarganegaraan tahun 1954.
Selain itu masih terdapat pola perjanjian internasional yang pernah dilakukan indonesia dengan negara negara lain yang akan admin bahas dalam artikel selanjutnya.

Baca juga: Strategi Indonesia Menghadapi Ancaman di Bidang Militer, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Ideologi

Perjanjian multilateral yang pernah dilakukan Indonesia
Perjanjian multilateral umumnya menyangkut kepentingan kaya negara (umum). Maka dari itu perjanjian mulilateral terdapat sifat terbuka yang artinya merupakan menunjukkan hari ini pada negara yang pertama kali membentuk untuk tak ikut sebagai salah satu akseptor perjanjian, namun sehabis sedikit waktu negara tersebut sanggup mengajukan diri untuk sanggup ikut serta menjadi salah satu anggota dalam perjanjian tersebut.
Umumnya perjanjian internasional multilateral yang diadakan akan berbentuk konvensi. Berikut merupakan pola kerjasama internasional dan peranjian internasional multilateral yang pernah dilakukan indonesia:

  1. Konvensi aturan maritim antar negara yang telah disahkan pada tahun 1958. konvensi ini diadakan dalam lembaga perserikatan bangsa bangsa atau PBB.
  2. Konvensi jenewa yang berisi aturan pemberian korbn perang yang telah disahkan pada tahun 1949.
  3. Konvensi wina yang membahas perihal hubungan diplomatik negara yang telah ditandatangani tahun 1961.
Karena perjanjian multilateral menyangkut kepentingan kaya negara, maka perjanjian internasional satu ini dianggap sangat penting dan vital. Perjanjian multirateral ini merupakan cikal bakal perumusan aturan internasional yang ketika ini berlaku.
Kerjasama internasional yang pernah dilakukan Indonesia
Selain melaksanakan perjanjian yang sifatnya bilateral dan multilateral, Indonesia juga berperan aktif dalam menjalin hubungan dan kerjasama internasional baik dalam lingkup komunitas inginpun lembaga internasional.

Adapun bentuk bentuk kerjasama yang pernah dilakukan Indonesia merupakan sebagai berikut:

  1. Indonesia menjadi salah satu anggota perserikatan bangsa bangsa (PBB pada tanggal 28 september 1950. Dan menjadi anggota yang aktif dan berpartisipasi dalam menjaga perdamaian dunia.
  2. Indonesia menyelenggarakan sekaligus menjadi tuan rumah konferensi asia afrika (KAA) pada 1955 silam yang balasannya melahirkan semangat solidaritas antara negara di asia dan afrika.
  3. Indonesia menunjukkan tugas serta aktif dalam mengikuti gerakan non blok yang disahkan pada tahun 1961.
  4. Secara pribadi indonesia terlibat aktif dalam misi perdamaian yang diselenggarakan dewan keamanan PBB dengan cara mengirimkan pasukan garuda.
  5. Indonesia menjadi negara yang ikut mendirikan ASEAN.
  6. Indonesia selalu ikut serta dalam pagelaran pesta olahraga Sea Games, Olimpiade, Asian games, dan lain sebagainya.
Itulah bentuk bentuk kerjasama internasional dan perjanjian internasional yang pernah dilakukan indonesia baik yang bersifat bilateral dan multilateral dari awal kemerdekaan Indonesia hingga kemudian kini ini. Terimakasih.