Sejarah, Latar Belakang Dan Tujuan Berdirinya Asean

Posted on

Sejarah, Latar Belakang dan Tujuan Berdirinya ASEAN – ASEAN (Association of Southeast Asia Nations) merupakan sebuah perhimpunan atau asosiasi bangsa bangsa se-asia tenggara yang bergerak di bidang geopolitik dan ekonomi. Sebagaimana namanya, ASEAN terdiri atas negara negara di asia tenggara sebagai anggotanya. Dibalik namanya ketika ini, ternyata tujuan berdirinya ASEAN juga terdapat latar belakang. Latar belakang berdirinya ASEAN merupakan bahan dasar yang wajib kita ketahui sebagai masyarakat yang notabennya menjadi anggota asosiasi ini.

Sejarah dan Latar belakang berdirinya ASEAN intinya dilandasi atas asas persamaan nasib yang dialami oleh bangsa bangsa di Asia tenggara. Pada masa penjajahan dan kapitalisme belanda benua asia tenggara memang telah sepenuhnya dikuasai oleh bangsa eropa dan portugis. Setelah menempuh usaha cukup usang dan berhasil merdeka akibatnya negara negara di asia tenggara membentuk sebuah asosiasi yang bertujuan untuk memajukan dan mensejahterakan negara di asia tenggara.

Selain asas persamaan nasib, harapan untuk membangun ekonomi juga menjadi latar belakang berdirinya ASEAN. Tujuan ASEAN sebagai sebuah perhimpunan dan asosiasi tak lain merupakan untuk mensejahterakan perekonomian negara negara yang berada didalamnya. Hal ini mencakup bermacam sektor perekonomian menyerupai pangan, eksport import, kelautan dan juga mengatur aturan perekonomian yang bersifat mengikat. Tujuan berdirinya ASEAN yang utama merupakan untuk saling berhubungan dan melindungi antar negara se-asia tenggara semoga tercipta kemajuan bersama.

Sejarah, Latar Belakang dan Tujuan Berdirinya ASEAN

Dalam artikel kali ini kita akan membahas ihwal latar belakang, tujuan dan sejarah berdirinya ASEAN secara kompleks dan lebih detail. Materi ini tolong-menolong sanggup dengan gampang kita temukan dalam pembelajaran IPS sejarah dan ekonomi di jenjang Sekolah Menengan Atas sederajat. Namun admin akan menawarkan rangkuman ihwal meteri tersebut. Untuk lebih terangnya silahkan baca artikel dibawah ini.

Baca Juga:   Pengertian Pasar Positif Beserta Ciri Cirinya

Sejarah Berdirinya ASEAN

Sejarah berdirinya ASEAN intinya sanggup kita pelajari dengan melalui bermacam sumber media belajar. asosiasi ini resmi berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 di ibu kota negara Thailand (Bangkok). Sejarah Berdirinya ASEAN dimulai dari deklarasi bangkok yang diprakarsai oleh 5 negara besar di asia tenggara diantaranya merupakan:

  1. Indonesia.
  2. Filipina.
  3. Singapura.
  4. Malaysia.
  5. Thailand.

Masing masing dari lima negara ini mengirimkan wakil negara dengan tujuan untuk mengikuti deklarasi bangkok. Indonesia yang diwakili oleh Adam malik, Malaysia oleh Tun Abdul Razak, Thailand oleh Thanat Khoman, Singapura oleh Rajaratman, dan Filipina oleh Narciso Ramos setuju untuk menandatangani isi Deklarasi Bangkok yang menjadi awal sejarah berdirinya ASEAN.

Baca juga: Hasil Sidang PPKI 1, 2, 3 (Tanggal 18, 19, 22 Agustus 1945)

Latar Belakang Berdirinya ASEAN

Berdasarkan penterangan di awal artikel kita sanggup menyimpulkan bahwa latar belakang berdirinya ASEAN lantaran adanya sedikit faktor. Adapun faktor faktor yang melatarbelakangi beridirnya ASEAN merupakan sebagai berikut:

  1. Persamaan geografis.
  2. Persamaan nasib yang pernah dijadikan negara jajahan dan kolinasasi.
  3. Persamaan budaya
  4. Persamaan kepentingan di bermacam bidang.
Sebagaimana yang kita ketahui, baik negara Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia memang terdapat di benua yang sama ialah Asia Tenggara. Hal ini tentunya memicu persamaan geografis yang juga diikuti oleh persamaan budaya yang berkembang di masyarakat. Selain itu persamaan kepentingan untuk memajukan sektor sektor negara di bermacam bidang juga menjadi latar belakang berdirinya ASEAN.

Tujuan Berdirinya ASEAN

Untuk memahami apa tujuan ASEAN maka kita juga harus mempelajari ihwal isi Deklarasi Bangkok lantaran isi Deklarasi bangkok yang telah ditandatangani oleh wakil wakil kelima Negara ini memuat tujuan berdirinya ASEAN.

Baca juga: Peristiwa Rengasdengklok Latar Belakang, Tujuan Kronologis Lengkapnya

Isi deklarasi bangkok terdapat 5 poin penting yang menjadi tujaun berdirinya ASEAN pada mulanya. Adapun 5 isi deklarasi bangkok merupakan sebagai berikut:
  1. Mempercepat kemajuan dan pertumbuhan di bidang ekonomi, sosial dan budaya di daerah Asia Tenggara.
  2. Meningkatkan kerjasama antar negara se-Asia tenggara dengan cara saling membantu demi mencapai kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan administrasi.
  3. Meningkatkan stabilitas nasional semoga tercipta perdamaian.
  4. Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pelatihan, pendidikan serta penelitian di Asia Tenggara.
  5. Memelihara kerjasama ditengah tengah organisasi regional inginpun organisasi internasional yang ada.
Dalam menjalankan tujuannya, ASEAN juga terdapat prinsip prinsip utama sebagai pedoman dalam berasosiasi semoga tercipta kenyamanan bersama antar anggota. Adapun prinsip utama ASEAN merupakan sebagai berikut:

  • Saling menghormati kedaulatan, kemerdekaan, kesamaan, integritas serta identitas nasional setiap negara yang terdapat di asia tenggara.
  • Tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri sesama anggota.
  • Hak untuk bebas dari campur tangan pihak lain dalam melakukan kepemimpinan negeri.
  • Menolak pengguunaan kekuatan yang bersifat memenonaktifkan dan merugikan.
  • Kerjasama secara efektif antara anggota.
  • Menyelesaikan perdebatan dan perbedaan secara damai.
Seiring berjalannya waktu, negara negara lain di asia tenggara yang sebelumnya belum tegabung dalam ASEAN akibatnya menentukan untuk ikut dan andil dalam asosiasi ini. Hingga kini ini hampir seluruh negara di asia tenggara ikut bergabung menjadi anggota ASEAN. Adapun negara negara tersebut merupakan:

  1. Indonesia (Pendiri)
  2. Filipina (Pendiri)
  3. Malaysia (Pendiri)
  4. Thailand (Pendiri)
  5. Singapura (Pendiri)
  6. Brunei Darussalam (bergabung 7 Januari 1984)
  7. Myanmar (bergabung 23 Juli 1997)
  8. Laos (bergabung 23 Juli 1997)
  9. Vietnam (bergabung 28 Juli 1995)
  10. Kamboja (bergabung 16 Desember 1998)
Baca Juga:   Terbentuknya Kabinet Djuanda, Kegiatan Kerja Dan Proses Berakhirnya Kabinet
Secara garis besar, hampir semua negara di Asia Tenggara telah menjadi anggota ASEAN kecuali papua newbeginilah dan Timor Leste.

Baca juga: Strategi Indonesia Menghadapi Ancaman di Berbagai Bidang (Militer, Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya)

Mengapa Timor Leste (Timor Timur) belum bergabung menjadi anggota ASEAN? Hal ini disebabkan lantaran dahulunya timor leste merupakan pecahan dari Negara Indonesia yang akibatnya memisahkan diri. Hal ini mengakibatkan timor leste mendapat status pemerhati oleh ASEAN. Setelah kaya mendapat kecaman dan protes dari bermacam anggota ASEAN yang tak mendukung timor leste untuk bergabung (hal ini didasari oleh rasa hormat kepada Indonesia).
Semenjak restorasi kemerdekaannya, timor leste telah kaya dibantu oleh ASEAN. Timor leste sendiri telah diundang ke bermacam pertemuan ASEAN. Namun meskipun demikian timor leste tetaplah menyandang status Observer. Berdasarkan pemantauan terakhir mengindikasikan bahwa intinya timor leste sangat ingin menjadi anggota ASEAN. Hal ini sanggup dilihat dari upaya timor leste memalui kementerian luar negerinya yang telah menargetkan bahwa negaranya akan bergabung menjadi anggota ASEAN secepatnya. Selain itu, pemerintahan timor leste juga telah membuka sekretariat ASEAN di kota DILI untuk mempersiapkan tahapan tahapan menjadi anggota ASEAN.
Itulah artikel tentang Sejarah, Latar Belakang dan Tujuan Berdirinya ASEAN yang sanggup admin sampaikan kali ini. Jangan lupa untuk selalu mengikuti perkembangan bahan kami. Terimakasih.