The Differences Between Narrative, Explanation, And Discussion

Posted on
Perbedaan antara teks narasi (narrative text), teks penterangan (explanation text), dan teks diskusi (discussion text) dalam bahasa Inggris sanggup dilihat dari tiga aspek utama yaitu fungsi spesifik (specific function), bentuk umum (generic structure), dan  fitur bahasanya (language features). Secara mudah kita sanggup melihat perbedaan ketiga jenis teks tersebut menurut kecenderungannya. Teks narasi cenderung berbentuk kisah yang melibatkan komplikasi dan pemecahan masalah, teks penterangan cenderung mirip laporan yang memuat deskripsi umum ihwal sesuatu, lagikan teks diskusi cenderung menghadirkan argumen-argumen dari bermacam sudut pandang seputar suatu permasalahan yang diperdebatkan.

Berikut disaapabilan penterangan seputar tiga aspek dari masing-masing teks yang menjadi pembeda untuk ketiga jenis teks tersebut :

  1. Narrative Text
    1. Spesific Function
      To amuse, to entertain, and to deal the readers with actual or vicarious experience. Teks narasi ditujukan untuk menghibur atau bercerita.
    2. Generic Structure
      1. Orientaion
        Merupakan bab pembuka yang umumnya diawali dengan pengenalan huruf utama dalam cerita, serata kapan dan dimana kisah itu terjadi.
      2. Complication
        Bagian komplikasi merupakan bab dikala tokoh dalam kisah tersebut mengalami puncak konflik. Bagian ini merupakan bab yang menghidupkan cerita. Sebuah kisah tanpa konflik akan terasa kurang hidup.
      3. Resolution
        Bagian ini memuat penterangan seputar bagaimana huruf dalam kisah tersebut menuntaskan problem atau konflik yang timbul. Biasanya akan ada sedikit resolusi yang dipaparkan untuk menghidupkan cerita.
      4. Coda
        Bagian ini merupakan bab terakhir dari suatu kisah narasi yang menterangkan bagaimana keadaan dikala konflik terselesaikan serta pelajaran apa yang sanggup diambil dari kisah tersebut.
    3. Language Features
      1. Menggunakan kata kerja aktif dalam bentuk lampau contohnya : climbed, went, did dan sebagainya.
      2. Menggunakan kata benda atau binatang tertentu sebagai kata mengganti contohnya : the king, the widow, dan sebagainya.
      3. Menggunakan kata sifat yang membentuk frase kata benda contohnya : long black hair, beautiful white dress, dan lain sebagianya.
      4. Menggunakan kata hubung temporal untuk mempersingkat sedikit bab tertentu mislanya : then, after, soon, dan sebagainya.
      5. Menggunakan proses material.
  2. Explanation Text
    1. Spesific Function
      To explain the processes involved in the formation or workings of natural or socioculturl phenomena. Teks penterangan dipakai untuk menterangkan proses terjadinya suatu penomena alam atau sosial.
    2. Generic Structure
      1. A general statement
        Merupakan pernyataan umum yang menterangkan deskripsi umum ihwal pemonena yang dibahas. Pemomena yang diangkat sanggup menjadi pembuka dalam teks penterangan.
      2. A squenced explanation
        Bagian ini memuat penterangan seputar mengapa pemonema tersebut terjadi dan bagiamana penuturan penulis ihwal penomena tersebut. Bagian ini biasanya terdiri dar sedikit paragraf yang disusun secara berurut sesuai gagasan penulis.
      3. Closing/conclusion
        Bagian ini merupakan epilog yang kerapkali digabung dalam bab kedua (squenced explanation) alasannya ialah bab ini kerapkali berupa langkah atau urutan terakhir dari bab penterangan.
    3. Language Features
      1. Menggunakan kalimat pasif 
      2. Focus on generic nonhuman participants. Menggunakan partisipan spesifik contohnya air, atom, unsur, dan sebagainya.
      3. Menggunakan kata hubung temporal dan alasannya ialah akibat.
      4. Menggunakan proses material dan relasional.

  3. Discussion Text
    1. Spesific Function
      To present two points of view about an issue. Teks diskusi menampilkan dua sudut pandang ihwal suatu warta yang diperdebatkan yang ditandai dengan adanya argumen yang baiklah dan argumen yang menentang.
    2. Generic Structure
      1. Issue
        Pada bab ini dipaparkan suatu pernyataan seputar warta atau permasalahan tertentu.
      2. Argument
        Bagian ini memuat argumen dan balasan seputar pernyataan yang dipaparkan pada bab awal. Bagian ini terdiri dari dua bab yaitu :

        1. Argumen for
          Bagian ini berisi argumen atau pernyataan yang mendukung pernyataan sebelumnya. Pada bab ini diulas lebih jauh mengapa pernyataan awal seputar warta tersebut lebih baik.
        2. Argument againts
          Sebaliknya, pada bab ini terdapat argumen atau pernyataan yang menolak atau tak baiklah dengan pernyataan awal dan memaparkan gagasan lain yang berbeda. Bagian ini merupakan penyeimbang dalam teks diskusi.
      3. Conclusion/Recomendation
        Merupakan bab epilog yang beiris kesimpulan atau saran seputar warta yang dibahas.

    3. Language Features
      1. Menyatakan kecerdikan sehat sebagai kata kerja dan kata benda.
      2. Focus on generic human and generic nonhuman participants.
      3. Menggunakan kata hubung perbandingan.
      4. Menggunakan proses material, relasional, dan mental.

Baca Juga:   Derajat Perbandingan (Degree Of Comparison) Dalam Bahasa Inggris